banner 728x250
BERITA  

Pengurus PMI Distrik Se-Kota Jayapura Resmi Dilantik Masa Bhakti 2023-2028

banner 120x600
banner 468x60

Jayapura, Papua Terbit, – Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Distrik Se-Kota Jayapura secara resmi dilantik oleh Ketua PMI Kota Jayapura, Rustan Saru masa bhakti 2023-2028, di salah satu hotel Kota Jayapura, Sabtu, (16/9/2023).

Pelantikan pengurus PMI dari 5 Distrik yaitu Distrik Jayapura Utara, Distrik Jayapura Selatan, Distrik Abepura, Distrik Heram dan Distrik Muara Tami, sekaligus pemberian penghargaan bagi mitra PMI dan juga pendonor darah terbanyak, HUT PMI ke-78, aksi donor darah dan orientasi bagi pengurus PMI se-kota Jayapura.

banner 325x300

Ketua Palang Merah Indonesia Kota Jayapura, DR.Ir.H.Rustan Saru,MM mengatakan pelantikan PMI distrik ini untuk mempermudah proses pelayanan kepada masyarakat terutama yang berkaitan dengan donor darah.

“Pelantikan PMI tingkat distrik ini untuk mempermudah proses pelayanan kepada seluruh masyarakat di kota Jayapura terutama kaitan dengan donor darah. Namun yang sekarang kita hadapi adalah di kota karena masih kurangnya donor darah di kota Jayapura,” kata Haji Rustan Saru, saat di wawancarai wartawan.

Mantan Wakil Walikota Jayapura Rustan Saru berharap pengurus dapat membangun kerjasama kemitraan di tingkat distrik pada semua kalangan.

“Saya harap pengurus yang baru dapat membangun kerjasama kemitraan dengan berbagai tingkatan di distrik baik organisasi sosial kemasyarakatan, keagamaan, kepolisian, TNI sehingga memperbanyak komunikasi agar masyarakat bisa memahami tentang fungsi tugas dan kerja dari PMI khususnya di tingkat distrik,” ujar Rustan Saru.

“Dengan dibentuknya pengurus ini maka pemahaman masyarakat tentang donor darah bisa lebih luas sehingga mereka bisa ikut berpartisipasi menyumbangkan darah untuk kemanusiaan, karena darah tidak di produksi di pabrik kecuali dari manusia sendiri. Sehingga perlu komunikasi, sosialisasi dan ketulusan hati dari masyarakat untuk dapat membantu PMI”.

Di katakan, PMI tidak hanya melakukan donor darah tetapi pada pelayanan lainnya seperti kesehatan juga kerjasama dengan OPD dalam bidang bencana, pendidikan dan sosial.

“Selain donor darah yang di utamakan juga program pelayanan kesehatan misalnya penyemprotan diksinfektan dan pemberian bantuan kesehatan ke beberapa rumah sakit seperti di RS Ramella. Juga melakukan kerjasama dengan OPD terkait khususnya bidang bencana, kesehatan, pendidikan dan sosial,” tutur Saru.

“PMI juga telah bentuk Palang Merah Remaja tingkat sekolah SMP, SMA dan juga MOU di beberapa perguruan tinggi di kota Jayapura. Sehingga kita satu bidang melatih petugas para relawan untuk dibekali pengetahuan tugas dan tanggung jawab ketika terjadi bencana yang membutuhkan persiapan tersendiri untuk terjun ke lapangan”.

“Dalam bidang kemitraan dengan melakukan komunikasi kepada semua instansi termasuk BUMD, BUMN pemerintah, TNI-POLRI dan keagamaan dan sosial kemasyarakatan untuk melakukan sosialisasi tentang palang Merah Indonesia agar kedepan mereka bisa itu aktif membantu PMI kota Jayapura”.terangnya

Rustan Saru mengatakan, darah yang di butuhkan di UGD setiap harinya 50 kantong darah tetapi PMI hanya mampu siapkan 30 kantong dan sisanya dari keluarga pasien.

“Dari data kita di UGD hari ini per-hari kita butuh rata-rata 50 kantong darah tapi kita hanya mampu menyiapkan 30 kantong darah. 30 ini adalah donor darah sukarela dari masyarakat dan sisanya 20 adalah donor darah pengganti dari keluarga pasien yang sakit,” ungkap Saru.

Sementara dalam sambutan Penjabat Walikota Jayapura yang di bacakan Staf ahli bidang SDM dan kemasyarakatan Kota Jayapura, Sem Stenly Merauje menyampaikan, Ini adalah panggilan untuk selalu memberikan yang terbaik
bagi mereka yang membutuhkan bantuan tanpa memandang suku, agama, ras dan status sosial.

“Pada peringatan ini sangat relevan dengan semangat PMI menolong dengan sepenuh hati adalah komitmen yang harus kita pegang teguh dalam setiap langkah kita. Ini adalah panggilan untuk selalu memberikan yang terbaik
bagi mereka yang membutuhkan bantuan tanpa memandang suku, agama, ras dan status sosial,” jelasnya.

“PMI adalah organisasi yang berperan penting dalam membantu sesama manusia mengurangi penderitaan serta bentuk upaya-upaya kemanusiaan.
PMI adalah lambang kasih sayang perdamaian dan solidaritas di tengah-tengah masyarakat dengan mengusung tema menolong sepenuh hati”.

Ia mengajak semua pihak untuk mendukung PMI dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Saya ajak semua pihak dan pemerintah, masyarakat maupun stakeholder swasta terus mendukung dan bekerjasama dengan PMI dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan dalam situasi krisis atau bencana,” tandasnya. (Celia)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *