Ini Alasan Direktur RSUD Abepura Terkait Demo Nakes Tuntut Uang Covid-19.

0

Jayapura, papuaterbit.com – Direktur RSUD Abepura dr. Daisy C Urbinas kembali merespon demontrasi ratusan Tenaga Kesehatan (nakes) yang masih menuntut insentif Covid-19 yang selama tiga tahun belum dibayarkan.

Daisy mengatakan, tuntutan tersebut bukanlah hal baru, namun sudah dikakukan berkali-kali, pihak manajemen RSUD Abepura juga sudah menjelaskan kepada nakes-nakes tersebut.

“Sebenarnya mereka demo tentang insentif Covid-19 tetapi makin kesini demonya merambat kemana-mana. sejak awal sudah dijelaskan oleh direktur juga lewat pertemuan dengan kepala-kepala instlansi, kepala ruangan bahwa pengajuan kita ke Pemda itu belum dibayarkan karena saat itu kita belum ada persediaan dana. Pemerintah daerah juga todak mengabaikan, namun tetap akan gi bayarkan,” kata Dirktur RSUD Abepura, dr.Daisy C Urbinas, di Jayapura, Senin, (4/10/2023).

Ia mengatakan ada pemahaman yang keliru di tenaga kesehatan (nakes)

“Timbul pemahaman yang keliru di nakes bahwa seolah-olah uang itu sudah ada di rumah sakit dan direktur tidak membayarkan, padahal uang yang turun di rumah sakit Rp.15 Miliar sudah dipakai untuk membayarkan insentif Covid-19 bagi lima profesi mulai terhitung bulan Januari- September 2021,” kata Ia.

Dirinya juga menyampaikan yang belum terbayarkan saat ini sudah dianggarkan pada sidang paripurna DPRP pada anggaran perubahan.

“Yang belum dibayar itu Oktober s/d Desember 2021 dan Juli s/d Desember 2020. Untuk yang belum dibayar sudah dianggarkan di anggaran perubahan pada Sidang paripurna DPRP sekitar Rp.14 Miliar lebih, sehingga sudah bisa membayar,” ungkapnya.

“Jadi pemahaman yang keliru bahwa uang ada tapi tidak bayarkan, padahal belum ada di rumah sakit. Semntara anggaran yang ada saat ini untuk membayar yang lain yakni Januari s/d September 2021”. (Celia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here