banner 728x250
BERITA  

Kualifikasi Balap Motor dan Grasstrack Bulan Juli, Korwil Supiori Desak Pengprov IMI Papua

banner 120x600
banner 468x60

Jayapura, Papua Terbit,- Kordinator Wilayah (Korwil) Ikatan Motor Indonesia (IMI) Papua Kabupaten Supiori Erick Warikar
Mendesak Pengprov IMI Papua agar segera cepat melakukan rapat kerja dan melakukan koordinasi ke setiap badan pengurus.

Erick menilai Pengprov IMI Papua masih sangat lambat dalam membuat rapat kerja program dalam persiapan Iven Pon XXI 2024 mendatang.

banner 325x300

“Saya minta bulan Mei ini Pengprov IMI Papua segera buat rapat kerja, Ini penting karena waktu mepet belum ada persiapan,ini sudah dua bulan berjalan IMI Papua belum ada rapat kerja,”katanya kepada media Papuaterbit.com melalui kontak telephon seluler di kota Jayapura Kamis (18/5/23)

Ia menjelaskan, mendesak percepatan rapat kerja,tutur Erick
agar pengprov IMI Papua dapat melihat agenda dari IMI Pusat mengingat surat edaran untuk pra Pon XXI 2024 di Aceh dan Sumut, apalagi babak kualifikasi balap motor dan Grasstrack di bulan Juli 2023.

Erick menyampaikan babak kualifikasi Balap Motor dan Grasstrack untuk Pra Pekan olah raga Nasional(PON)XXI 2024 yang di selenggarakan di Aceh dan Sumut telah di jadwalkan oleh IMI Pusat

“Untuk kualifikasi balap motor di jadwalkan tanggal 24-26 di Sentul Internasional Karting Circuit Bogor Jawa Barat bulan Juli 2023 mendatang,”

“Untuk kualifikasi Grasstrack di jadwalkan tanggal 28-30 Juli 2023 di Sirkuit Cargloss Citeureup Bogor Jawa Barat,”ungkapnya

Selain itu,kata Erick bahwa rapat kerja sangat penting supaya pengurus cabang dapat mengetahui program kerja dari IMI Papua

“Ya kalo sudah ada rapat kerja maka pengurus cabang di setiap kabupaten dapat mempersiapkan atlet atlet pembalap motor, dan merekrut para atlet yang senior dan yunior untuk dapat di karantina,”tuturnya

Lanjutnya, para atlet yang sudah di siapkan dapat dikarantina,artinya dari masing pembalap motor dan gasstrack mempunyai seorang mentor yang dapat melatih fisik dan secara teknis.

Menurutnya, para atlet di kasih jam terbang tinggi ke pulau Jawa untuk melakukan uji coba dengan kejurnas atau memperbanyak Iven Iven balap motor seperti di Kabupaten Merauke yang sudah ada sirkuit permanen.

Ia sesalkan selama ini pihaknya masih menunggu pembuatan sirkuit balap motor dan Grasstrack di Jayapura namun belum ada persiapannya.

“Saya tunggu sirkuit sampai sekarang belum ada di Kota Jayapura, intinya kami pakai yang ada saja seperti di Merauke”ucapnya.

Erick juga meminta untuk ketua harian dapat mengkoordinasikan ke pengurus cabang IMI Papua terkait sirkuit yang akan di gunakan nantinya

“Saya minta ketua harian harus lebih aktif melihat Pon XXI 2024 sudah sangat dekat.

Lanjutnya, ketua harian harus segera melakukan koordinasi dengan pengcab yang memiliki sirkuit balap motor dan gasstrack agar para atlet dapat melakukan latihan secepatnya.

“Kita punya pembalap motor dari Papua, Jangan kita lebih banyak beli pemain trus setiap pon,itu juga tidak bagus,”pungkasnya( Epen)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *