Tinjau Posyandu Maleo 1, Kemenkes RI komitmen Atasi Stunting dan Wasting

0

Jayapura, Papua Terbit,- Melihat dari dekat situasi di lapangan dan pelayanan dasar kesehatan di posyandu terkait penanganan kasus stunting di propinsi Papua, Tim dari Bappenas RI, Kemendagri, Kemenkes, dan UNICEF mengunjungi kampung Nolokla, di Posyandu Maleo 1 Selasa (29/11).

Direktorat Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak, dari Kementerian Kesehatan RI, Dr. Nida Rohmawati, MPH mengatakan, Pemerintah Indonesia memiliki program prioritas di bidang kesehatan dan telah berkomitmen untuk mengatasi stunting dan wasting secara bersamaan, sebagaimana digariskan dalam Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Stunting yang mencakup rencana untuk meningkatkan pencegahan dan tatalaksana wasting pada Balita.

“Dalam rangka penurunan prevalensi stunting di indonesia yang saat ini berada di angka 24,4 % dari hasil survey status Gizi indonesia pada tahun 2021 lalu hingga perlu di capai dan tingkatkan 14 % pada 2024 karena itu yang menjadi program prioritas Kementerian Kesehatan, pemerintah berkomitmen betul-betul meningkatkan deteksi dini, kondisi masalah gizi yang ada pada masyarakat,” Ujarnya

Dikatakan Nida, Posyandu menjadi salah satu wadah untuk memantau pertembuhan dan perkembangan anak, “karena itu di posyandu perlu dilengkapi dengan alat standar dan akurat untuk menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan sehingga dapat di pantau hingga satuan terkecil. Inilah yang menentukan status gizi anak,” Jelasnya.

Sementara itu, mendukung program prioritas kemenkes terkait pencegahan dan penanganan stunting dalam rangka pencanangan Papua Bebas Gizi Buruk tahun 2024, UNICEF ikut mendampingi rombongan dari Bappenas RI dan Kemenkes dan Kemendagri mengunjugi posyandu Maleo 1 guna melihat langsung kondisi di lapangan penanganan layanan dasar kesehatan terutama di posyandu.

”Kunjungan ini sebagai rangkaian kegiatan dari Unicef yang kami selenggarakan yakni pertemuan tingkat tinggi bupati di 8 kabupaten yang ada di Papua, untuk melihat langsung kondisi di lapangan, sehingga ini bisa menjadi masukan untuk program dukungan UNICEF sendiri, dan tadi ada beberapa perbaikan dari Kementerian yang ingin di dorong kedepan, kami dari UNICEF mendukung apa yang menjadi program prioritas pemerintah pusat dan apa yang menjadi program strategis di pemerintah daerah ” jelas Kepala kantor UNICEF Papua dan Papua Barat, Aminuddin Ramdan (FB)(Redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here