Gubernur Papua Percepat Pelantikan Bupati Definitif, Ini Alasan Dewan Yalimo Protes

0

Jayapura, Papua Terbit.com – Gubernur Papua Lukas Enembe Melantik Ribka Haluk sebagai Penjabat Bupati Yalimo (26/8/21) untuk menjalankan roda pemerintahan dan mempercepat proses pelantikan Bupati Definitif pasangan Erdi Dabi – Jhon Wilil di Kabupaten Yalimo

Sejumlah Dewan dari Kabupaten Yalimo memprotes sambutan Gubernur saat pelantikan penjabat Bupati Yalimo via Zoom yang di siarkan langsung melalui akun resmi Humas Pemerintah Provinsi Papua.

“kami protes sambutan yang disampaikan oleh Gubernur Papua Lukas Enembe meminta kepada Penjabat Bupati Yalimo Ribka bicara bersama KPU dan bawaslu kepada Erdi tentang Bupati yang menang terpilih dua kali yakni Erdi Dabi pada PSU,”kata ketua Dprd Yalimo Markus Walilo saat di wawancara awak media di kota Jayapura(26/8/21)

Ketua DPRD kabupaten yalimo Markus Walilo, sangat berterima kasih kepada kementerian dalam negeri melalui Gubernur Papua Lukas Enembe yang sudah melantik karateker Bupati Yalimo untuk menjalankan roda pemerintahan,dan “kami berharap dari pemerintah dan lembaga DPR, karateker Bupati dapat mensukseskan PSU (Pemungutan Suara Ulang)

selain itu, Alexander Walilo ketua komisi B DPRD Yalimo juga berharap Bupati karateker yang Baru di lantik dapat menjalankan pemerintahan dengan baik, terutama menjalankan PSU yang sudah dilaksanakan 2 kali

Di dalam sambutan Gubernur Papua Lukas Enembe, menyinggung tentang calon yang sudah di diskualifikasi seharusnya sebagai seorang pemimpin daerah tidak boleh memihak kepada siapa pun atau kepada salah satu kandidat.

“Kami sebagai DPRD menilai bahwa sambutan gubernur harus mengacu pada putusan mahkamah konstitusi (MK),ā€¯tegasnya

Alex Walilo menjelaskan itu keliru.,”karena kami sedang dalam tahapan PSU dan PSU ini MK yang memutuskan, bahwa perkara yang kami ajukan pada waktu itu sesuai nomor 97 dan saat itu MK telah memutuskan untuk PSU itu secara seluruh di 5 distrik, dan berdasarkan putusan MK ,maka calon yang di diskualifikasi tidak diikut sertakan dalam pemilu,”ujarnya

lanjutnya, hal ini mengacu pada surat KPU kepada DPR kabupaten yalimo bahwa, Nompor putusan nomor 145 PHP bupati 2021 di bacakan pada tanggal 29 juni 2021 yang berbunyi antara lain.

  1. Dinyatakan diskualifikasi calon bupati Erdi Dabi dari pasangan calon bupati sebagai peserta pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2020
  2. MK memerintahkan kepada KPU yalimo untuk melakukan pemungutan suara ulang, dalam pemilihan suara calon wakil bupati dan wakil bupati tahun 2020 dengan diikuti oleh pasangan nomor urut 2 Lakius peyon dan Nahum Mabel sepanjang ini tetap memenuhi sebagai calon dan membuka kesempatan lagi kepada pasangan calon yang baru
  3. MK memerintahkan pemungutan suara ulang yang dimaksud harus dilakukan dalam tenggang waktu 120 hari kerja sejak putusan Mk dan menetapkan serta mengumumkan hasil pemungutan suara ulang dan melaporkan hasilnya kepada mahkamah konstitusi (MK ) dalam jangka waktu 7 hari kerja setelah penetapan hasil rekapitulasi
    hasil PSU

“Penjabat bupati yang baru di lantik dapat menjalankan PSU sampai sukses di Kabupaten Yalimo, Ini kan kami berada dalam negara hukum, keadaan bagaimanapun, kita mengacu pada keputusan MK ,tetap dilakukan PSU, wajib hukum di laksanakan”pungkasnya(Epen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here