Pdt Yohanes Wenda Tegaskan Benny Giay Tak Boleh Libatkan Umat Gereja Berpoltik

0

Jayapura, Papua Terbit.com – Sekretaris Umum (Sekum) Kingmi se-Indonesia Pendeta Yohanes Wenda S.Th, M.Th
menegaskan kepada Benny Giay untuk tidak melibatkan umat gereja dalam berpolitik yang bertentangan dengan pemerintah Indonesia.

“Benny Giay Tak Boleh Libatkan Umat Gereja untuk Berpoltik,” tegas Pdt Yohenes Wenda di Kota Jayapura, Papua, Kamis (29/07) sebagaimana rilis yang diterima oleh Papuaterbit.com

sebagai contoh Benny Giay, dirinya (Yohanes) berharap para tokoh agama di Papua tidak libatkan umatnya dalam politik serta memberikan informasi yang tidak benar sehingga terjadi perpecehan dan membawa kepada jurang kebinasaan,”katanya

dikatakan, salah satunya rekan sesama tokoh yang berpengaruh Benny Giay yang keluar dari Gereja Kingmi Indonesia pada 2015 dan membentuk gereja lainnya dengan tujuannya hanya ikut mau politik masalah Papua Merdeka sehingga umat kami dari Kingmi ini ikut terbawa,” lanjutnya mencontohkan tokoh agama yang ikut menghasut warga.

“Kita sebagai tokoh agama harus memberikan contoh yang tepat dan baik kepada umat. Jangan kita menyampaikan hal yang tidak benar apalagi bertentangan dengan pemerintah dan menghasut umatnya dengan hal hal yang tidak benar” katanya.

Sebagai tokoh berpengaruh, kata dia, seharusnya tokoh agama sebagai salah satu mitra pemerintah di dunia dan wakil Tuhan harusnya membawa umat kepada jalan yang benar dengan memberikan arahan dan masukan yang sesuai dengan fiman Tuhan.

Bahkan, kata dia, Benny Giay selalu memojokkan pemerintah Indonesia dengan slogan yang ikut memojokkan gereja yang telah memajukan umat di tanah Papua.

“Karena dia (Benny Giay) selalu sampaikan bahwa Gereja Kingmi itu mempertahankan NKRI, dan kerja sama dengan Indonesia, tapi kalau gereja versinya itu memperjuangkan Papua merdeka. Dengan isu tersebut umat Kingmi ini semua lari ke gereja Benny Giay, padahal dia sebagai hamba Tuhan tetapi kenapa dia bisa bicara politik. Gereja tidak boleh bicara politik karena gereja ini kudus dan suci dan tidak ada noda, gereja ini punya Tuhan,” katanya.

untuk itu, Yohanes mengimbau atau mengajak kepada seluruh tokoh agama dan umat untuk tidak terpengaruh dengan ajakan atau isu-isu yang bisa memberikan dampak negatif bagi perkembangan pertumbuhan iman.(Redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here