Rustan Saru Soroti Media Online : Pesta Nikah Ribuan Orang Dan langgar Prokes itu Tidak Benar

0

Jayapura, Papua Terbit.com – Wakil Walikota Jayapura Ir.H Rustan Saru,MM menyoroti adanya pemberitaan yang sempat menjadi viral di salah satu media online yang mengatakan bahwa heboh pesta nikah anak pejabat pemerintah kota Jayapura dihadiri Ribuan Orang, mempelai wanita menolak memakai masker, saat di wawancara oleh awak media di ruang rapat wakil walikota,(12/7/21)

Pernikahan kedua pengantian Ariel dan Khotimah di auditorium Universitas Cenderawasih sudah standar protokol kesehatan

“pernikahan putra saya hari minggu (11/7/21), tidak benar pernikahan putra saya di hadiri ribuan orang dan langgar protokol keaehatan, saya sangat menyesal dan menyayangkan berita yang disebarkan tanpa melalui konfirmasi kepada pihak keluarga termasuk saya selaku yang menikahkan pesta anak saya,”tuturnya

Lanjut, pernikahan putranya sudah di persiapkan jauh sebelumnya melalui rapat pembentukan panitia

“Itu betul bahwa memang saya menikahkan Putra saya dan itu sudah dipersiapkan jauh-jauh sebelumnya bukan pada saat itu dan ini juga kita punya panitia bahkan ada vendor Dan WO yang mengatur,”ujar Rustan

Ia menegaskan bahwa dirinya sebagai wakil ketua satgas covid -19 yang benar pahami dan mengetahui peraturan protokol kesehatan covid -19

“Saya ini bukan orang bodoh, saya wakil ketua satgas covid-19,saya tau aturan protokol kesehatan,”tegasnya

dikatakan sebelum acara pernikahan baik tamu undangan, pengantin hingga petugas parkir semua sudah di lakukan tes swab antigen

“semua panitia yang ada di acara itu semua sudah kita swab antigen ya petugas catering, petugas keamanan, petugas parkir, yang bertugas mengantar tamu termasuk yang menjaga di depan bagian souvenir termasuk pengantin, saya juga di Swab Antigen termasuk keluarga semua Itu ada bukti-buktinya semua,”ujarnya

Ia menuturkan, bahwa acara dilakukan tiga sesi yakni acara pada jam 12.00 Wit siang sesi pertama acara pada sore hari jam 16.00 Wit dan sesi ketiga Jam 18.00 Wit sore dan sesi ketiga tutup acara pada jam 19.30 wit malam

” saya sudah punya izin dari Kapolresta Jayapura kota sebagai bukti bahwa saya mengikuti aturan dikatakan ribuan orang yg datang tidak betul. saya sesalkan berita dari media online, mereka tidak langsung cek lokasi tempat acara,”ucapnya

Ia meminta untuk wartawan yang memberitakan pernikahan di hadiri ribuan orang harus konfimasi ke pihak keluarga

“coba kalau langsung ke tempat acara, saya hormat kalo itu melanggar betul,ini tidak hanya dapat berita tapi tidak cek lokasi, ini kita sayangkan sekali,”tukasnya

Lanjut, padahal semua yang diberikan tanggung jawab kepada panitia di bentuk berjumlah 40 orang dalam ruangan

“Panitia untuk mengatur orang supaya orang jangan ada yang tidak pakai masker, jangan ada yang tidak pakai sarung tangan bahkan panitia menyiapkan ketika mereka masuk dalam gedung itu harus sudah pakai sarung tangan, mereka sudah tertib sekali,”terangnya

apalagi semua tempat acara sudah dilengkapi dengan alat ukur pengukur suhu, lengkap dengan hand sanitizer semua dan kursi kursi telah diatur jarak-jarak semua yang di atur oleh Wedding Oganiser

Rustan menanggapi pemberitaan pengantin perempuan tak memakai masker

“alasan kenapa perempuan tidak pakai masker itu karena kita sudah melakukan tes swab antigen negatif dan hiasan pengantin tidak mendukung untuk pakai masker dan pengantin tidak bersalaman dengan tamu di atas panggung, jarak juga sampai 20 meter

Rustan juga mengklarifikasi agar berita itu betul-betul berimbang dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya(Epen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here