BPBD Kota Jayapura Serahkan Bantuan Hibah Kepada 15 Kelompok Tani Di Koya

0

Jayapura, Papuaterbit.com – Pasca Banjir Bandang di kabupaten Jayapura tahun 2019 lalu berdampak pada sektor pertanian di Koya Kota Jayapura

Banjir bandang mengakibatkan meluapnya sungai Tami di koya yang berdampak pada bibit benih dan lahan pertanian mereka menjadi hancur

“hari ini kami laksanakan sosialisasi sekaligus memberikan bantuan hibah berupa bibit benih dan sarana produksi bagi kelompok tani di daerah Kelurahan  Koya Barat, Koya Timur dan wilayah abepura, kata
Kepala Pelaksana BPBD Kota Jayapura Bernard J Lamia, berlangsung di STA Pertanian Koya Barat, kamis (3/12)

Ia menjelaskan bahwa pemberian bantuan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian dari pemerintah pusat melalui BNPB memberikan hibah bibit benih dan sarana produksi bagi 15 kelompok tani tersebut, yang disalurkan BPBD Kota Jayapura.

“dana hibah terlambat di salurkan karena masa pandemi covid -19, untuk dana bantuan hibah baru turun bulan ini senilai Rp 300 juta untuk disalurkan berupa bibit benih dan sarana produksi,”ujarnya

Selain itu Lamia menyebutkan bahwa ada pekerjaan fisik yang dimulai dengan konsultan perencanaan,untuk pekerjaan nanti tahun 2021 baru dilakukan kegiatan fisik yang sifatnya BPBD telah mendapatkan penyedia, sehingga masyarakat diminta bersabar

” keuangan daerah juga terbatas pada tahun 2020 dana masuk di penanganan Covid maupun kesehatan, yang mengakibatkan banyak dana dana termasuk di BPBD Kota Jayapura banyak yang di refocusing,”katanya.

Diharapkan dengan adanya bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat sehingga diminta dalam penyalurannya yang diberikan secara kelompok untuk diatur dengan baik jangan ada yang memonopoli atau egois dalam memanfaatkan bantuan ini dan data ini juga diberikan dari instansi teknis apa yang telah menjadi kerugian para petani dihitung dikalkulasi dan diserahkan ke BPBD, dan data ini disampaikan langsung ke BNPB, maka diproseslah bantuan ini dan turun saat ini.

 Sementara itu, Kabid Rehabilitasi dan Rekontruksi atau PPK kegiatan tersebut Agustin Astiana Kambu mengatakan untuk benih bibit yang diberikan berupa bibit ubi jalar, jagung dan tomat, serta berbagai jenis pupuk, tangki semprot pertanian, gerobak dorong, biaya pengolahan tanah pertanian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here