Putusan 7 Mahasiswa Papua PN Balikpapan Warga Diminta Jaga Kenyamanan Dan Kerukunan

0

Jayapura, Papuaterbit.com- Putusan ke 7 Mahasiswa Papua di Pengadilan Negeri Balikpapan berujung aksi demonstrasi oleh mahasiswa di Kota Jayapura

Ondoafi Skouw Stanis Tanfa Chilong meminta warga untuk menjaga kenyamanan dan kerukunan di Papua.

“kita bersama-sama tetap tenang serta menjaga kenyamanan dan kerukunan hidup, jaga kamtibmas bersama-sama,” katanya di Skouw, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua, Kamis(18/6/20)

Apalagi, sambung Stanis saling menjaga kamtibmas tak hanya bagian tugas dari aparat keamanan Polri atau TNI, melainkan tanggungjawab bersama masyarakat.

“tanggung jawab bersama dapat ciptakan lingkungan yang aman dan nyaman menjadi dambaan kita semua. Sehingga Kamtibmas perlu dijaga bersama, tinggal saling koordinasi dan komunikasi yang lancar,” .

Selain itu dengan keputusan hukum bagi tujuh tersangka asal Papua di PN Balikpapan, Stanis menilai bahwa prosesnya sudah berjalan dengan baik, apalagi tuntutan hukum dari JPU beda jauh dengan putusan dari hakim, sehingga hal itu patut diapresiasi.

“Saya kira kita semua harus hargai proses hukum dan juga putusannya yang diberikan, tidak perlu lagi gelar aksi yang menentang kebijakan yang sudah sangat berpihak kepada kita,” katanya.

Menyinggung soal, 1 Juli yang juga diperingati sebagai HUT dari kelompok yang berseberangan dengan pemerintah, Stanis meminta bahwa hal itu tidak patut dibesar-besarkan, karena saat ini Otsus telah berlaku di Tanah Papua, sehingga semua pihak terutama para generasi muda lebih mementingkan masa depan.

“Jangan terlalu lama nostalgia dengan kisah lalu, yang belum tentu bisa seperti masa kini. Jika mau dibandingkan dengan tetangga (PNG) kita, hidup di Papua jauh lebih baik, karena kita semua diberikan kesempatan yang sama, sekolah dan bisa kerja dimana saja,” katanya.

Tak lupa Stanis mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan hidup rukun serta berkarya di bidangnya, dengan bersama-sama membangun Papua ke depan,tak perlu saling menjatuhkan karena pemerintah masih memperhatikan Papua

“Anak-anak kita butuh sekolah butuh kemajuan bukan penderitaan, kita yang orang tua seharusnya mendukung yang baik, bukan sebaliknya,” pungkasnya(Redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here