KIP Dan KPID Papua Resmi Dilantik Periode 2019-2022

0
30

Jayapura, Papuaterbit.com – Komisi Informasi Provinsi Papua(KIP) periode 2019-2023 dan Komisi Penyiaran Daerah (KPID) Provinsi Papua periode 2019-2022, resmi dilantik oleh Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Hery Dosinaen di Hotel Swiss bell Jayapura, Kamis (27/2/20).

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Hery Dosinaen mengatakan, dua komisi ini harus melakukan tugas, konsolidasi organisasi, koordinasi secara horizontal, vertical maupun diagonal.

“Hari ini sudah sah babak dari dua komisi ini, harus melakukan tugas konsolidasi organisasi, koordinasi secara horizontal, vertical maupun diagonal. Pastikan bahwa tugas dan tanggungjawab yang melekat sesuai dengan amanah keputusan, harus bisa dilakukan dengan baik,” tegas Sekda Papua, Hery.

Hery menuturkan dalam dinamika penyelenggaraan pemerintahan, dinamika kehidupan sosial masyarakat, yang tentunya membutuhkan responsibility, dan bagaimana kita menanggapi semua situasi kondisi, dengan kemajuan teknologi informasi dan sebagainya.

“Terkadang dalam kehidupan dengan dinamika yang luar biasa, berbagai kepentingan-kepentingan yang bermunculan, dan ibu bapa sekalian pastikan bahwa seluruh masyarakat harus mendapatkan informasi dengan baik. Tetapi informasi itu harus berimbang, jangan sampai ada tendensi-tendensi tertentu dari pihak-pihak tertentu pula, atas kepentingan-kepentingan tertentu pula,” ujar Sekda, Hery.

Sambung Sekda, Hery, untuk itu kedua wadah ini, harus mampu mengakomodir, harus mampu melihat masalah-masalah kontenporer, yang terjadi di Provinsi Papua, dan juga di Kabupaten-Kota, dan tentunya dalam skala nasional maupun skala internasional

“Itulah sebabnya kami mengharapkan kepada dua wadah ini harus mampu bekerja dengan baik. Keberhasilan kalian adalah satu kepuasan bagi rakyat. Keberhasilan kalian menunjukkan bahwa infomasi di tanah ini dapat berjalan dengan baik. Pergerakan semua dalam satu grafik oligo positif, dan tentunya semua ini menjadi tanggungjawab ibu bapa sekalian,” kata Sekda, Hery.

“Dua wadah ini selamat dan sukses, siap untuk melaksanakan tugas, demi membangun Papua, demi menjaga masyarakat, menjaga keseimbangan semua pihak. Saya yakin dan percaya kalau kita semua bergandengan tangan untuk Papua harus Bangkit, Mandiri Sejahtera dan berkeadilan,” ungkap Sekda Hery.

Sementara itu, Komisioner Komisi Informasi Papua, Andriani Wally, mengakui, keterbukaan informasi publik di Papua masih banyak kendala, sehingga dirinya bertekad untuk lebih mendapat hak-hak masyarakat dalam mendapat informasi publik terkait anggaran dana desa.

“Memang diakui bahwa dalam memperjuangkan transparansi atau keterbukaan informasi publik di Papua masih banyak kendala dan tantangan, saya bertekad untuk lebih memenuhi hak-hak masyarakat dalam mendapat keterbukaan informasi publik, terutama terhadap bidang kesehatan, pendidikan, dan lainnya,” diakui Komisioner komisi informasi publik Papua, Andriani Wally.

“Mungkin juga kami akan konsentrasi terhadap informasi publik dana desa, karena kalau kita lihat kampung-kampung di provinsi Papua mendapatkan anggaran yang begitu besar, dan perlu dikawal, karena setiap pengelolaan keterbukaan dana desa, disitulah komisi informasi hadir untuk mengawal transparansi pengelolaan anggaran dana desa,” kata Andriani.

Ia bergarap, pemerintah juga mendukung kerja komisioner KIP dalam penganggaran untuk kerja yang lebih luas di 29 kabupaten-kota di Papua.

“saya sangat berharap bahwa pemerintah juga mendukung kerja komisioner komisi informasi papua kedepan, untuk bagaimana lembaga ini bisa bekerja dengan baik sesuai dengan amanat undang-undang, tetapi juga memperhatikan tugas kelembagaan dalam terkait dengan penganggaran kelembagaan membutuhkan kerja-kerja yang lebih luas, terhadap 29 kabupaten-kota,” kata Andriani.

Berikut ini Nama nama Komisioner Komisi Informasi Papua, Welhemus Pigai, Henry Winston Muabuay, Syamsudin Levi, Andriani Wally, Joel Betoel Agaki Wanda.

Sementara anggota KPID, Rusni Abaidata, Iwan Solehudin, Everth Zacharias Joumelena, Liboria G Atek, Melkias Mansoben, Jefri Simanjuntak dan Nahria. (celia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here