Bulan Maret, 400 Orang Ikut Seleksi 14 Kursi DPRP Wilayah Adat

0

Jayapura, Papuaterbit.com – Perebutan 14 kursi bagi adat yang akan duduk di Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) di Provinsi Papua sudah selesai dilaksanakan oleh panitia seleksi. Dalam tahap tersebut ada 400 orang pendaftar yang lulus dalam administrasi hingga verifikasi dan menunggu wawancara pada bulan Maret memdatang.

“Panitia Seleksi ( Pansel) sudah melaksanakan tugasnya sebagian itu sudah mulai selesai di 2019,  pendaftaran, pengumuman, kemudian verifikasi, semua diselesaikan di 2019.

Untuk 2020 ini, sedang di siapkan  jadwal untuk wawancara. Kita harapkan bulan depan (Maret) itu semua sudah selesai, dan sudah ada 14 orang yang diusulkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri),” kata Musa Isir, Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Papua kepada wartawan usai memimpin apel pagi di halaman kantor Gubernur dok II Jayapura,  Senin, (24/2/20).

Ia mengungkapkan, hingga saat ini belum ada hambatan dalam kesiapan tersebut.

“Sampai saat ini belum ada hambatan. Yang jelas ada hak-hal teknis yang perlu di diskusikan oleh internal Pansel dan juga kita di birokrasi dengan pimpinan.

Kalau untuk dana tidak ada kekurangan, hanya masalah teknis yang lain. Intinya mereka siap mau jalan kapan saja pemerintah juga sudah siap,” ungkap Isir.

Isir memaparkan, sementara pansel sedang melaksanakan pleno untuk di pusatkan di Provinsi atau di enam wilayah adat.

“Kita kembali kepada pansel, mereka sementara melakukan pleno, apakah di pusatkan di provinsi, atau di enam wilayah adat. Wilayah Hanim di Merauke, Saireri di Biak, Mepago di Nabire, Lapago di Wamena, Tabi di Jayapura, dan khusus untuk Timika dengan Puncak, mungkin di Timika. Kalau tidak, mungkin ada beberapa daerah yang akan di panggil ke Jayapura. Yang lain akan disesuaikan,” papar Isir.

“Wawancara bagi 400 orang yang sudah lulus administrasi. Bulan depan selesai pansel melaksanakan tugas untuk tahapan itu. Selanjutnya Gubernur mengusulkan kepada Menteri dalam negeri (Mendagri) , untuk proses pengesahannya,” tandas Isir. (celia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here