Kini Bpjs Kesehatan Jayapura Layani Pemeriksaan laboratorium Penunjang Rujuk Balik dan Penapisan

0
78

Jayapura, Papuaterbit.com – BPJS Kesehatan Cabang Jayapura bersama PT. Prodia Widyahusada Tbk Cabang Jayapura melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tentang pelayanan laboratorium penunjang rujuk balik dan pelayanan penapisan atau skrining kesehatan bagi Peserta JKN, Senin (10/02/20).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, Djamal Adriansyah menyampaikan Layanan pemeriksaan yang dijamin oleh BPJS Kesehatan yaitu penunjang rujuk balik bagi peserta Penyandang penyakit kronis yang terdaftar sebagai Peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) dan pelayanan penapisan atau skrining kesehatan, sehingga peserta JKN-KIS tidak perlu khawatir dengan biayanya. Jika hasil pemeriksaan menunjukan peserta memerlukan penanganan lebih lanjut, maka peserta akan dirujuk sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.

“Persyaratan mendapatkan pemeriksaan ini cukup mudah. Peserta hanya melakukan registrasi di Laboratorium dengan menunjukkan kartu JKN-KIS atau KIS Digital yang ada di aplikasi Mobile JKN,”ujarnya.

Pelayanan Laboratorium penunjang rujuk balik meliputi, pemeriksaan gula darah puasa (GDP), pemeriksaan HbA1c, dan pemeriksaan kimia darah (microalbuminuria, ureum, kreatinin, trigliserida dan Kolestrol) sedangkan pelayanan penapisan atau skrining kesehatan meliputi, pemeriksaan gula darah puasa (GDP); dan pemeriksaan gula darah post prandial (GDPP), pemeriksaan IVA dan pemeriksaan Papsmear.

“Kami berharap bahwa peran serta Prodia dalam mengelola kesehatan dalam prolanis khususnya bisa meningkatkan kualitas hidup bagi peserta prolanis itu sendiri serta bisa mendapatkan pemeriksaan terstandarisasi dan berkualitas yang baik sehingga dokter – dokterpun jika memberi obat benar- benar sesuai dengan yang dibutuhkan atau layanan ditunjang dengan hasil yang valid,”ujar Kepala Cabang Prodia, Febriana S. Tinamba, S. Si.
Tujuan dilakukannya kerjasama ini agar Prodia dapat berkontribusi dalam mengelola kesehatan masyarakat secara umum, khususnya dalam program prolanis, karena kami sendiri di Prodia memiliki salah satu keunggulan HbA1c terstandarisasi se Indonesia.
Febriana menambahkan bahwa selama ini kerjasama dengan BPJS Kesehatan sudah cukup baik tidak ada kendala apapun.
“Harapan kami sebenarnya lebih kearah kerjasama ini tetap berjalan dengan baik apa yang menjadi kekurangan dari kami atau ada hal-hal yang belum bisa kami penuhi akan kami penuhi kedepannya. Untuk hal- hal yang lain kami tidak perlu kwatirkan karena komunikasi dengan BPJS Kesehatan juga sangat baik,”tutupnya (Redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here