Kepala BKD Papua, Nicolaus: Tahun 2020 Penerimaan Tenaga Kerja Honorer Di Hapus

0
18

Jayapura, Papuaterbit.com – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB) menegaskan bahwa saat ini semua instansi pemerintah sudah tidak bisa lagi membuka lowongan untuk tenaga kerja honorer (TH). Ini sesuai dengan aturan yang ditetapkan pemerintah dalam PP 49 Tahun 2018.

Pemerintah saat ini fokus memperjelas status dari TH yang sudah ada. Dimana akan diberikan waktu selama 5 tahun bagi TH untuk mengikuti seleksi CPNS dan PPPK
Sesuai dengan PP 49 tahun 2018 tersebut, maka masa transisi akan berlangsung hingga tahun 2023.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Papua, Drs. Nicolaus Wenda, MM, menegaskan, penghapusan tenaga honorer bukan wacana semata, karena itu sudah keputusan dari pemerintah pusat.

“Penghapusan tenaga honorer bukan wacana, itu sudah ada surat oleh Pemerintan Pusat bahwa, tenaga honorer tidak lagi diterima. Jadi tahun 2020 ini sudah tidak bisa lagi terima pegawai honorer atau
tidak ada penerimaan bagi TH,” tegas Drs. Nicolaus Wenda, MM, Kepala BKD Provinsi Papua, di Jayapura, Senin, (3/2/2020)

Aturan baru ini TH diarahkan ke PPPK. BKD juga memberikan peluang bagi TH yang berusia 35 tahun kebawah.

“Ada wacana bahwa tenaga honorer akan di P3K sementara formasi kemarin honorer-honorer ini saja nasibnya tidak jelas. Ya itu tergantung, berapa kali saya sudah kasi tau, bahwa dengan aturan yang baru ini, mereka itu diarahkan ke P3K, penerimaannya melalui itu tapi tidak ada yang mau menerima. Oleh karena itu, jika itu tidak mau dilaksanakan, ya kami hanya bisa memberikan peluang kepada mereka yang masih usia 35 tahun kebawah, untuk bisa mengikuti seleksi 2019 dan 2020,” papar Nicolaus.

“Yang lalu alasannya bahwa kita yang lain dianak tirikan yang lain dianak emaskan. Oleh karena itu saya sudah berkali-kali sampaikan bahwa harus melalui PPPK, tapi tidak ditanggapi. Karena itu sekarang keluarlah keputusan bahwa honorer tidak akan diterima lagi,” tutup Nicolaus. (celia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here