Sekda Papua Hery: Dugaan Asusila Oknum Pejabat, Pemprov Papua Belum Dapat Laporan Resmi.

0
158

Jayapura, Papuaterbit.com – Kasus dugaan asusila yang dilaporkan oleh seorang ibu atas anaknya yang diduga diperkosa oleh oknum pejabat PNS di Pemprov Papua, dimana kejadian tersebut terjadi pada, Selasa, (28/1/2020), dan dilaporkan ke pihak Polres Metro Jakarta Selatan guna ditangani lebih lanjut.

Terkait kejadian tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Hery Dosinaen, SIP, MKP, saat diwawancarai wartawan mengatakan, hingga saat ini dirinya belum menerima laporan terkait hal tersebut.

“Saya sendiri belum mendapat laporan karena itu dari media, kita pemerintah provinsi Papua harus mendapatkan laporan secara resmi, saat ini kita semua kan mendapat dari media. Jadi ini kami belum terima laporan secara resmi.,” kata Sekda Papua, Hery Dosinaen, usai memimpin apel pagi di halaman kantor Gubernur, Senin, (3/2/2020)

Ujar Sekda Papua, Hery Dosinaen, jika sudah diproses secara hukum maka itu hak dari pelapor.

“Ya nanti proses hukum yang memang sudah dilakukan ya silahkan,” ujar Sekda Papua, Hery.

Berita yang dikutip dari media kompas.com, dengan kronologi kejadian yakni, Seorang perempuan remaja berinisial A (18) jadi korban pemerkosaan oknum PNS yang kini menjadi salah satu pejabat di lingkungan Pemprov Papua.

Pejabat itu diduga memerkosa korban di sebuah hotel di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan.

A yang masih duduk di bangku SMA kelas XI dilecehkan pada 28 Januari 2020 pukul 17.00. Hal tersebut dibenarkan ibunda dari A yakni Ana saat dihubungi, Sabtu (1/2/2020).

Semua berawal ketika oknum PNS ini meminta nomor telepon A kepada Ana. Ana tidak menaruh curiga kepada pelaku lantaran AG ini merupakan teman baik dari ayahanda A.

Setelah nomor A didapat, pelaku lalu mengajak korban untuk makan di hotel tersebut.

“Biasa kan kalau orang Papua kalau ada teman datang ke Jakarta pasti bilang ‘kita ada di sini’ lalu ngajak makan. Biasa itu,” kata Ana.

AG pun melampiaskan nafsunya ke remaja tersebut. Selang beberapa jam, A pun sadar dan mengetahui jika pakaiannya sudah terbuka.

Dia langsung memutuskan pulang sendirian dari hotel. Takut untuk mengadu langsung ke orang tua, A memilih mengadukan hal tersebut kepada guru pembimbingnya di sekolah.

Gurunya lalu hubungi bapaknya dan saya langsung dikabari,” ujar dia.

Mendapati kabar tersebut, Ana pun berang. Tidak pernah dia sangka pria yang akrab dengan suaminya itu tega memerkosa putrinya.

“Dia pikir anak saya pelacur? Saya benar-benar tidak terima. Sangat tidak terima. Dia ini anak satu-satunya saya,” tambah Ana.

Hingga berita ini dinaikkan, belum ada tanggapan dari AG. (clw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here