Selama tahun 2019 Kejati Papua Selamatkan Uang Negara Sekitar 2 milyar

0

Jayapura, Papuaterbit.com – Sebagai lembaga negara yang memiliki fungsi pengawasan sekaligus penindakan hukum, Kejaksaan Tinggi Papua telah menunjukan kinerjanya dalam hal penanganan dan pemberantasan tindak pidana korupsi di papua.

Kepala kejaksaan tinggi papua nikolaus kondomo mengatakan selama tahun 2019 pihak nya telah melakukan penindakan dan penegakan hukum bagi sejumlah kegiatan proyek fiktif dari pemerintah maupun pihak ke tiga

“proyek fiktif dari pemerintah dan pihak ke tiga berhasil di kembalikan uang negara sebesar 2 milyar rupiah ke kas negara,”kata nikolaus kondomo kepada awak media(30/01/20)

di katakan rata-rata seluruh nya berasal dari dana anggaran pendapatan belanja daerah atau apbd di kabupaten kota se Provinsi Papua. Selain itu kata Nikolaus dari sejumlah kasus yang di tangani di tahun ini semuanya dalam proses penyelidikan pihak kejaksaan tinggi papua, sehingga masyarakat tetap sabar dan terus memberikan dukungan bagi aparat kejaksaan

“kami akan melakukan pencegahan kepada pimpinan SKPD maupun kepala daerah
dalam waktu dekat ini,”ujarnya

seluruh Bupati -Walikota se Tanah papua untuk melakukan tatap muka bersama kejaksaan tinggi papua dalam rangka mengurangi masalah korupsi di papua

Menurutnya untuk target kejaksaan tinggi dalam tahun 2020 berencana mengembalikan seratus milyar dari setiap proyek fisik pada tiap pemerintah daerah yang ada di papua. kejati papua bisa terus melakukan penindakan dan penyelidikan terhadap kasus korupsi
agar masyarakat dalam hidup layak dan terhindar dari adanya korupsi yang tidak memberikan manfaat kepada orang papua dan membuat pembangunan yang ada terhambat ungkap kejati papua

“perlu di ketahui sejauh ini kasus yang di tangani tahun 2020 oleh kejaksaan tinggi papua yakni dugaan kasus korupsi di kabupaten waropen dan dugaan korupsi keerom juga kabupaten sarmi terkait dana pilkada di kabupaten sarmi,”pungkasnya (Mxp/ket)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here