Di Duga Kepala Daerah Papua Cuci Uang Di Kasino,John Jonga: Itu Sadis Daripada Koruptor

0
283

Jayapura, Papuaterbit.com – dugaan adanya cuci uang di kasino yang di lakukan oleh kepala daerah di Papua mendapat respon langsung dari salah satu tokoh agama di Papua Pastor John Jonga.

“ya kalo benar dana itu yang di gunakan oleh kepala daerah yang melakukan cuci uang di kasino atau judi saya sangat sesalkan dan menyedihkan,itu lebih sadis daripada koruptor,” katanya saat di hubungi Papuaterbit.com melalui via tlp Rabu (18/12/19)

Ia menjelaskan, tindakan pencucian uang itu sangat di sesalkan sementara pelayanan kesehatan di Papua masih kurang, pendidikan
yang sekarang ini banyak yang tidak beres

“ada banyak puskesmas yang tidak berfungsi karena kekurangan obat, ada mahasiswa Papua tidak mempunyai biaya untuk pulang ke kampus,”ujarnya

Menurutnya kalau itu isu bahwa dana yang di gunakan oleh kepala daerah untuk kasino atau perjudian maka pihak kepolisian harus cepat mengambil tindakan apalagi ini sudah di ketahui oleh Presiden Joko widodo.

“cuci uang di kasino ini sangat menyesatkan,itu harus di ambil tindakan tegas oleh pemerintah pusat untuk memberantasnya, itu lebih jahat atau sadis dari korupsi,”tegasnya”

dikatakan mengapa lebih sadis dari korupsi karena korupsi uang itu adalah penyimpangan dana dari pembangunan rakyat, sedangkan kalau judi itu sungguh-sungguh untuk pribadi,

“saya mempertanyakan kesiapan pihak kepolisian memberantas pencucian uang di kasino,ini harus di ambil tindakan tegas oleh pihak kepolisian,ini jelas sudah di ketahui oleh presiden”imbuhnya

Sempat di singgung apakah uang sebesar 50 milliar dapat di gunakan untuk pembagunan tempat ibadah dan sekolah?

“saya yakin itu bukan dana pribadi melainkan dana pemerintah, uang 50 milliar itu sangat besar, bisa di gunakan untuk pembagunan 50 gereja, pembangunan sekolah, pengadaan buku di sekolah, pengadaan obat di rumah sakit dan puskesmas

John menambahkan tindakan yang di lakukan oleh oknum kepala daerah Papua harus Presiden Jokowi mengambil langkah tindakan cepat, dengan memerintahkan pihak kepolisian dan kejaksaan untuk segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut( Redaksi )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here