KPU Sarmi Minta Ketua PTUN Menolak Gugatan Caleg Tidak Terpilih

0
925

Jayapura, Papuaterbit.com – Tidak puas dengan keputusan penetapan KPU Sarmi kepada delapan (8) calon anggota legislatif DPRD Kabupaten Sarmi maka Daniel Wanewar beserta 7 orang lainnya, ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jayapura

Menyikapi hal itu, Anggota KPU Sarmi di dampingi konsultan hukum tetap berpegang pada kekuatan penetapan di MK bahwa, gugatan yang didaftarkan di PTUN Jayapura oleh Daniel Wanewar Dkk, sangat mencederai kinerja KPU Kabupaten Sarmi integritasnya dalam bekerja.

selama ini KPU Kabupaten Sarmi sudah bekerja maksimal sejak mulai dari proses tahapan ke tahapan pemilu namun hingga sampai ke penetapan 20 Caleg DPRD Kabupaten Sarmi

Yang menjadi herannya kenapa yang 8 Caleg ditetapkan menjadi anggota dewan yang masa periode sampai tanggal 23 Januari 2020 malah di PTUN kan dan kini sudah tidak terpilih kembali.

Anggota KPU Kabupaten Sarmi Marhun L dan Victor Ruwayari serta Konsultan Hukum KPU Kabupaten Sarmi Max F. Werinussa, SH,menjelaskan, Meminta pengadilan tata usaha negara harus menolak gugatan dari caleg yang tidak terpilih

pihaknya tetap ngotot penetapan 8 Caleg DPRD Kabupaten Sarmi yang telah ditetapkan KPU Sarmi sudah sah demi hukum

apalagi jika diperkuat lagi dengan ikrah dari MK, sehingga dalam gugatan yang dilayangkan penggugat di PTUN Jayapura hanya bersifat politis dan sakit hati saja dan menciptakan opini publik supaya ada hambatan dalam proses pelantikan nantinya.

“Putusan yang sudah dimenangkan 8 caleg terpilih dan ditetapkan KPU Kabupaten sudah inkrah di MK, tidak bisa diganggu gugat dan diharapkan hakim Ketua Majelis pengadilan tata usaha negara (PTUN) Jayapura dapat memutuskan untuk gugatan perkara ini ditolak sepenuhnya dan tidak dilanjutkan lagi,”katanya saat memberi keterangan kepada wartawan di Jayapura, Rabu (4/12/19)

Ia menjelaskan, bahwa gugatan PTUN, SK No. 156 tentang penetapan calon terpilih anggota DPRD Kabupaten Sarmi berdasarkan putusan MK terkait perselisihan hasil Pemilu tahun 2019. Dan pada putusan No. 156 ini sudah dicantumkan dalam amar putusan MK dan dicantumkan dalam keputusan KPU tentang pnetapan calon terpilih.

“ketika itu ini digugat ke PTUN, maka kami menganggap sudah tidak kewenangan dari PTUN lagi untuk mengadili, karena putusan MK sudah final dan mengikat tidak ada upaya hukum lagi, kami menganggap gugatan para mereka yang tidak terpilih tahun 2020 ini tidak layak diterima dan disidangkan oleh PTUN,”
tegasnya

Sementara itu, Konsultan Hukum KPU Kabupaten Sarmi Max F Werinussa menyampaikan di dalam materi gugatan yang dilaporkan Daniel Wanewar dkk. bernuansa fitnah, dari semua ini supaya masyarakat berpikir bahwa ini benar dan mengganggu pola pikir masyarakat, karena masyarakat akan dibodohi, bahwa ini tidak ada proses pembelajaran hukum, di dalam gugatan yang dilayangkan ini, justru bisa memutar balikan fakta.

Apalagi anggota DPRD yang menggugat punya tugas salah satunya membuat Perda dan mengawal undang-undang, tetapi malah membodohi masyarakat.

“Saya harap ini bisa menjadi pencerahan bagi PTUN jangan sampai kewenangannya melakukan seenaknya, kalau Caleg yang telah ditetapkan KPU Kabupaten Sarmi bisa berhasil di PTUN-kan maka seluruh Caleg di seluruh Indonesia yang ditetapkan juga bisa digugat kembali,”ujarnya

Sementara itu salah satu Caleg yang terpilih dan telah ditetapkan KPU Kabupaten Sarmi selaku anak asli Sarmi Aranus Maniwa dari Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Aranus Maniwa mengaku kecewa dengan gugatan yang dilayangkan Daniel Manewar Dkk, sebagai anak asli Sarmi harusnya bisa tahu diri dan belajar berpolitik yang benar, karena semua tahapan sudah dilakukan karena sudah ada inkrah dari MK.

perlu diketahui, untuk 8 Caleg DPRD Kabupaten Sarmi yang telah ditetapkan KPU Kabupaten dan inkrah di MK, yang kini di PTUN-kan 8 pasangan yang menang yakni Jumriati (PBB), Cholisnathin (PPI) H.Taswin (PPP) Nurjanah(PKB), Stevi Rudolf Soeting (Partai Garuda), Aranus Maniwa (Perindo) Nurdin (PBB) dan Koernelius Palobo, ST.(PBB), maka 8 Caleg ini juga menyatakan keberatan atas apa yang telah digugat oleh Daniel Wanewar Dkk,”tambahnya( Redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here