36 Peserta Saka Wanabakti Papua Ikut Ajang Petikawan Tingkat Nasional Di Buper Cibubur Jakarta

0

Jayapura, Papuaterbit.com – Dalam membentuk karakter anak-anak muda yang berkualitas terutama di Papua, dinas kehutanan provinsi Papua merasa penting untuk membina anak-anak pramuka yang tergabung dalam Saka Wanabakti,

Untuk itu 36 peserta penegak dan pandega dilepas oleh ketua umum Saka Wanabakti Provinsi Papua mengikuti Ajang Petikawan Tingkat Nasional di Bumi Perkemahan Graha Wisata Cibubur Jakarta Timur, yang akan berlangsung dari tanggal 18-25 November 2019. Selain peserta Saka, juga ikut serta 12 pendamping Saka.

Ketua Umum Saka Wanabakti, Jan Jap Ormuseray mengatakan, dengan tantangan di era globalisasi saat ini, anak-anak muda perlu ada pembinaan karakter agar menjadi anak muda yang berkualitas.

“Generasi muda sekarang ini yang penting ini kan pembentukan karakter anak-anak karena kita tahu bahwa kita sedang memasuki suatu era globalisasi dengan banyak tantangan dan hal-hal yang modern, sehingga anak-anak muda saat ini diperhadapkan kepada banyak pilihan. Oleh karena itu Pramuka merasa penting untuk hadir, teristimewa di Papua, karena Papua masa depan terletak di pundak anak-anak muda hari ini,” kata Ketua Umum Saka Wanabakti provinsi Papua, Jan Jap Ormuseray, usai melepas 36 kontingen pramuka di halaman kantor dinas kehutanan provinsi Papua, Selasa (12-11/2019)

“Kita harapkan ke depan mereka akan menjadi anak-anak muda yang baik, yang berkualitas, yang menjadi tulang punggung pembangunan kedepan. Mereka juga harus menjadi contoh untuk saudara-saudaranya yang lain. Selain itu harus menjadi pionir untuk membawa perubahan, pembaharuan, merubah pola pikir, merubah mindset anak-anak muda. bahwa anak-anak muda itu tidak selamanya identik dengan hal-hal negatif, seperti narkoba, miras dan lain-lain, tetapi banyak hal yang dapat dilakukan untuk mengisi pembangunan,” papar Ketua umum Saka Wanabakti, Jan Ormuseray.

” khusus untuk pramuka yang ada di Saka Wanabakti selama ini sangat luar biasa, contoh kasus kemarin ketika terjadi bencana di Kabupaten Jayapura, anak-anak muda yang tergabung dalam pramuka Saka Wanabakti ini menjadi tulang punggung, termasuk ikut mengangkat jenazah dari korban banjir bandang. Juga seluruh kegiatan-kegiatan kehutanan menyangkut penanaman pohon, pembersihan mereka ada di garis depan,” ungkap Ketum saka wanabakti, Jan Ormuseray.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Kwarda Papua, Idris Kan, mengatakan, anak-anak ini disiapkan untuk progrea 2030 menjadi generasi pembawa berkat.

“Kita siapkan anak-anak ini untuk masa depan, anak-anak ini progress 2030 ke depan mereka menjadi generasi generasi pembawa berkat bagi tanah ini. Kita ini pramuka menyiapkan mereka yang penting mereka punya karakter baik mereka bisa menampilkan bahwa Papua berubah dan papua hari ini tidak sama dengan Papua yang lalu,” kata Wasek Kwarda Papua, Idris Kan.

“Pesan saya agar menjaga kesehatan, tunjukkanlah bahwa mereka bisa berprestasi. Prestasi bukan hanya karena lomba tetapi sikap dan toleransi sesama manusia.
Karena selama ini orang menganggap Papua adalah kacau, maka mereka akan tunjukkan bahwa kami Papua adalah bagian dari NKRI,” ungkap Wasek Kwarda Papua, Idris Kan.

Saka Wanabakti merupakan salah satu Saka (Satuan Karya) dalam gerakan Pramuka Indonesia yang memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan khusus di bidang kehutanan dan lingkungan hidup, serta menanamkan rasa cinta dan tanggung jawab dalam mengelola sumber daya alam. (clw/ket)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here