Kadis Sosial Dan Dukcapil Papua Gencar Sasar Perekeman E-KTP Pilkada Serentak Tahun 2020

0

Jayapura, Papuaterbit.com – Perekaman data E-KTP di papua masih belum maksimal, mengingat letak geografis di Papua yang begitu sulit untuk dijangkau, karena akses yang sangat jauh sampai di kampung.

Maka Dinas Sosial dan Kependudukan dan pencatatan Sipil gencar dalam memberikan pelayanan perekaman data E-KTP dalam menghadapi pilkada serentak tahun 2020 menjangkau daerah terpencil di Papua, dengan turun langsung di kampung-kampun

“kami pihak pemerintah dalam hal ini dukcapil sendiri di kabupaten/kota dan kampung dan kita selalu siap melayani. Kapan saja, setiap saat, bahkan juga pelayanan kita dengan naikkan grate nya juga. Artinya, dari pelayanan biasa rutin yang masyarakatnya harus datang di kantor dukcapil, kan justru ini pelayanan terbalik. Kita atau staf saya atau kepala-kepala dinas kabupaten kan turun Kampung. Minimal ini harus dimanfaatkan oleh masyarakat setempat,” kata Ribka Haluk, Kepala dinas sosial dan kependudukan dan catatan sipil provinsi Papua, di Jayapura, Senin, (4/11/19).

Ribka menuturkan, walaupun masih belum aman terkaiit data pemilih tetap, namun dinas sosial dan dukcapil tetap bekerja keras untuk memperbaharui perekaman data E-KTP bagi masyarakat.

“saya ini tidak aman kalau bupatinya sendiri tidak punya komitmen. Ya itulah pasti akan hadapi hal seperti itu. Kalau sekian tahun kita bicara ini trus. Nah sekarang kebijakan pemerintah sendiri bagaimana di kabupaten-kota,” tutur Ribka.

“Kita terus lakukan pelatihan, kita rapat koordinasi, kita minta di semua media massa, tetapi kalau memang pemerintahnya apatis, malas tau, kita akan hadapinya seperti ini.
Karena jujur saja saya lihat teman-teman di kabupaten-kota sekalipun tidak di dukung secara maksimal tapi mereka tau tupoksinya, mereka kerja dan selalu ada, berjalan bahkan mobile, pikir pertaruhan harga diri malah.
Pertaruhan nyawalah. Harus berhadapan dengan masyarakat di lapangan yang kondisi geografisnya seperti itu,” ungkap Ribka.

Selain itu Ribka menambahkan, walaupun dinas sosial dan dukcapil provinsi telah bekerja dengan maksimal, namun ada dukungan staekholder baik pemerintah daerah kabupaten, LSM atau politisi agar sama mendukung dengan memberikan edukasi kepada masyarakat yang belum mengerti tentang pembuatan KTP elektronik.

“Jadi untuk dukcapil itu sudah kerja maksimal. Sesuai SOP kita lakukan, sekarang partisipasi masyarakat ini kan harus didukung oleh semua staekholder, baik pemerintah, dari kabupaten sampai di tingkat kampung, LSM atau politisi,

Ia mencontohkan masyarakat itu belum mengerti bagaimana semua ini terus sama- sama turun untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Kalo kita di dukcapil tidak ada masalah. Kita sudah layani maksimal,” tutup Ribka( Clw/Ket )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here