55 Anggota Dewan Dilantik, JBR Sementara Jabat Ketua DPR Papua

0

Jayapura, Papuaterbit.com – Sebanyak 55 anggota Dewan Perwakilan Rakyat ( DPR ) Papua di lantik ,berlangsung di ruang Sidang DPR Papua, Kamis (31/10/19)

Ketua sementara Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua DPR Papua Jhon Banua Rouw meyampaikan bahwa tugas-tugas dan alat kelengkapan dewan, yang akan diselesaikan dalam satu bulan kedepan sebelum pelantikan ketua DPR Papua devinitif.

” saya mewakili keluarga besar Partai Nasdem berterima kasih kepada semua masyarakat Papua yang telah memberikan dukungan, memberikan suara kepada kami sehingga hari ini kami boleh dipercaya akan menjadi ketua pimpinan sementara di DPRP. ucap Jhon Banua Rouw, usai dilantik sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Papua Sementara, di Jayapura, Kamis (31/10/2019)

Tak lupa Jhon berterima kasih dan sangat apresiasi yang setinggi-tingginya bagi semua masyarakat yang telah memberikan suara kepada kami.

Oleh sebab itu,Kata Jhon Banua Rouw, sebagai pimpinan sementara akan selesaikan tugas dan kelengkapan dewan serta tata tertib dewan, dan bersama-sama diupayakan akan dilantik ketua DPRP definitif bersama 14 kursi di DPR Papua.

“Kami dari pimpinan sementara, akan menyelesaikan tugas-tugas pimpinan sementara. Tugas sementara adalah, kita selesaikan tata tertib,dan alat kelengkapan dewan, dan pimpinan dewan definitif.

Sehingga apa yang harus di kerjakan dalam kurun waktu 1 bulan ke depan, kita kerja cepat, karena kita juga berharap dengan nanti pimpinan definitif, itu bisa kita dilantik bersama-sama. Atau bisa kita bersama-sama proses pelantikan yang 14 kursinya,” ujar Jhon Banua Rouw.

“supaya kita bisa bersama-sama, duduk bicarakan soal bagaimana menyelesaikan masalah-masalah di Papua dengan cara kami di Papua.

Proses 14 kursi, pada prinsipnya kami setuju, tidak ada yang kami tifak setuju. Tetapi, kami menunggu SK dari pusat. Setelah SK nya ada, kita akan proses untuk pelantikan secepatnya.

“Kalo pengusulan itukan seleksi dari eksekutif, jadi ada perdasusnya, untuk proses dan kami di DPR siap kapan saja setelah SK itu keluar, saya pikir, saya akan dorong untuk segera di lantik secara bersama-sama,” tutur JBR lanjut.

Lanjut JBR, akan untuk saat ini menjadi pimpinan sementara akan buka ruang bagi masyarakat untuk diskusi bersama apa maunya masyarakat Papua.

” Saya pikir itu nanti menjadi domain setelah ketua definitif. Ketua sementara tugasnya adalah cuman tiga hal itu. Jadi kita selesaikan tugas lain dulu nanti definitif bari kita akan bicara seperti apa kita akan bicara.

Tapi yang pasti bahwa, sebagai wakil rakyat akan membuka ruang setiap bulan semua masyarakat datang duduk diskusi
apabila jika diperercayakan memimpin DPRP,

“Bawa konsep, kalau ade-ade mahasiswa punya pikiran, kalian tidak usah datang demo dengan panas-panasan konsentrasi hipang. Kita bikin hearing resmi, kalo mereka datang bicara diruangan yang enak, bawa konsep kita diskusikan. Kalau kita waktu hearing belum ada, kalian boleh bikin surat resmi kami akan hadirkan,” papar Rouw.

“Bukan saja kami punya apa staekholder yang lain tokoh agama, perempuan, silahkan datang membawa konsep-konsep dalam membangun masyarakat Papua yang lebih baik dan menjaga potensi tanah Papua,” ucap Rouw.

Jhon akan berjanji diberikan kepercayaan kepadanya sebagai pucuk pimpinan definitif di DPRP, akan bekerja sebaik mungkin dan duduk bersama mebicarakan konsep dalam rangka membangun potensi Papua lebih baik.

” Saya pikir saya akan janji kalau itu diberikan kepercayaan pada saya, tiap bulan bulan saya akan ada disini untuk buka ruang itu. Silahkan semua komponen boleh mendaftar kita akan lihat, tapi kami juga akan minta tim akademisi , staf ahli yang punya kemampuan di bidang itu, supaya kita sama-sama duduk dan bicarakan,” tutup Rouw. (clw/ket)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here