Kunjungan Presiden Akomodasi Percepatan Pembangunan Di Papua

0

Jayapura, Papuaterbit.com – Kunjungan Presiden RI ke Papua dapat mengakomodasi program-program strategis untuk percepatan pembangunan melalui pendekatan kultural.

” Ya pasti Presiden Joko widodo akan melihat kurun waktu 5 tahun kedepan dan RPJMN pemerintah Republik Indonesia di tahun 2020, 2024, terutama dengan pendekatan kultural, spasial kultural yang sudah kita meraih 5 tahun yang lalu ,” kata Musa”Ad, Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Masyarakata Sekretaris Daerah Provinsi Papua, di Jayapura, Senin, (28/10/19).

Oleh sebab itu, kata Musa Ad, kunjungan Presiden kali ini sangat bermakna karena ini kunjungan pertama setelah dilantik sebagai Presiden pekan lalu.

” Kunjungan Presiden sangat penting, pertama Gubernur sudah menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Presiden atas kunjungan kerja yang pertama setelah pelantikan. Kita yakin dan percaya bahwa pilihan presiden pertama setelah dilantik ini pasti bermakna bahwa dari sinilah mulai kerja untuk Kabinet Indonesia maju,”ujarnya

” saya berharap ini menjadi momentum, menjadi Semangat bagi kita juga di Papua atas perhatian yang besar dari Presiden akan kita tunjukan juga dengan komitmen kita untuk membangun Papua dengan sungguh-sungguh, membangun dengan hati, sehingga perubahan-perubahan akan terjadi di Papua,”imbuhnya

Musa”Ad menjelaskan ada beberapa tokoh yang dari Papua seperti Wempi Wetipo sebagai anaka asli Papua, Bahlil, Whisnutama, Basuki Hadi Mulyono dan Tito Karnavian yang besar bersekolah dan pernah berkarir di Papua, akan menjadi pionir dan ujung tombak dengan mewujudkan visi dan misi Presiden terutama untuk percepatan pembangunan di Papua.

” Kita juga punya harapan selain kunjungan ini juga ada beberapa tokoh, atau boleh dikatakan beberapa personal di kabinet yang mempunyai hubungan emosional dengan Papua,”tuturnya

Selain Pa Wempi Wetipo sebagai anak asli Papua, juga ada saudara Bahlil yang kita kenal juga yang bersekolah dan besar di Papua, menjadi penduduk Papua, kemudian juga ada Wishnutama, Menteri Parawisata itu lahir di Papua, kemudian ada Pa Basuki Hadi Mulyono itu pernah bersekolah di Papua, dan kemudian ada lagi yang namanya Pa Tito Karnavian, yang pernah berkarya, bekerja, mengabdi di Papua

” Jadi kita harapkan dengan adanya tokoh-tokoh ini yang punya hubungan emosional dengan Papua, akan tahu dan harus menjadi pionir, juga untuk menjadi ujung tombak untuk mewujudkan visi dan misi besar Presiden terutama untuk percepatan pembangunan Papua, untuk kesejahteraan masyarakat Papua. Itu yang kita harapkan,” ungkap Musa”Ad.

Selain itu, kunjungan Presiden ke Papua untuk melihak korban akibat kerusuhan di Wamena dan proses pemulihan mental akibat terkena dampak kerusuhan.

” Jadi kehadiran Presiden sebagai orang tua di bangsa ini, pasti akan memberikan poin tersendiri bagi masyarakat, karena ada perhatian yang luar biasa, apalagi tadi saya katakan kunjungan pertama adalah di Papua, tetapi juga pasti dengan melihat kondisi akibat dari kondisi itu pasti akan ada kebijakan-kebijakan yang akan disampaikan dari Presiden dalam rangka pemulihan terutama dalam tahapan rekonsiliasi dan rehabilitas mental masyarakat,” papar Musa”Ad. (clw/ket)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here