Raker AM III Sinode GKI Fokus Evakuasi Program dan Pelayanan

0

Jayapura, Papuaterbit.com – Sinode GKI di Tanah Papua akan menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker)AM III di Kota Jayapura, Papua, selama tiga hari dari 7-9 Oktober 2019 di GOR Waringin Kotaraja, dengan tema “datanglah kerajaan-Mu” dan sub tema “menjadi gereja yang dewasa mandiri dan misioner”.

Ketua Badan Pekerja AM Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt, Andrikus Mofu, menyatakan raker dimaksud dalam rangka implementasi sidang sinode untuk memastikan seluruh struktur berjalan dengan baik.

“Pembinaan menjadi prioritas untuk meningkatkan spiritual umat. Kami akan melaksanakan evaluasi program dan pelayanan yang sudah dilaksanakan di bidang umum, teologi, dan bidang daya sekaligus penetapan strategis untuk kebijakan dan anggaran,” ungkapnya dalam acara press conference di RRI Jayapura, Jumat (4/10/19).

Dikatakan Andrikus, raker dimaksud akan dihadiri seluruh delagasi dari Papua dan Papua Barat, sekaligus memastikan keadaan Papua dan Papua Barat tetap aman.

“Kami menyampaikan terimakasih kepada Klasis Port Numbay yang sudah menerima kami. Saya menghimbau kepada seluruh jemaat agar menjaga situasi supaya tetap aman dan damai, menjaga ketertiban, dan membangun kebersamaan,” jelasnya.

Ketua Klasis GKI Port Numbay, Carlos Mano, menghimbau kepada seluruh klasis untuk siap menyambut seluruh tamu yang akan datang melaksanakan Raker di Kota Jayapura.

“kami seluruh peserta agar datang dan pulang dalam keadaan baik-baik saja. Raker ini menunjukkan kepada semua pihak bahwa Kota Jayapura kondusif dan aman. Mari kita mendoakan agar Raker ini berjalan dengan baik,” harapnya

Ketua Panitia Raker AM III Sinode GKI di Tanah Papua yang juga Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano, menyatakan peserta Raker sudah ada di Kota Jayapura dari 3 Oktober 2019.

“Ada 489 peserta dari klasis dan bakal klasis di Papua dan Papua Barat. Kami perkirakan ada 250 orang akan hadir di Kota Jayapura,” tuturnya.

Diakui Benhur, saat ini peserta raker sudah berada di Kota Jayapura, dan akan bermalam di enam hotel.

“Saya ingin memberikan pelayanan yang ekselen kepada hamba-hamba Tuhan. Panitia sudah siap 90 persen untuk melayani tamu kami,” ujarnya.

Dikatakan Benhur, panitia menyiapkan ruang kesehatan, transportasi, konsumsi, dan keamanan. Selain itu, peserta raker akan tour ke daerah perbatasan RI-PNG dan Jembatan Youtefa.

“Raker ini juga, akan di mensosialisasikan pengurangan sampah. Meteri dari Pemerintah Papua dan Papua Barat tentang strategi dan kebijakan pembangunan. Kami juga tampilkan pameran dan hiburan. Dana pelaksanaan raker ada Rp3,2 miliar. Provinsi boleh tambah tapi GKI tetap satu,” jelasnya (Rmh/Ket)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here