Kirim 26 Pelajar Asli Papua Ke Rusia, Gubernur : Ini Adalah Sejarah

0

Jayapura Papuaterbit.com – Pengiriman sebanyak 26 pelajar untuk menempuh pendidikan Strata Satu (S1) di beberapa universitas di Negara Rusia mendapat sambutan baik dari Gubernur Papua Lukas Enembe, S.IP.MH.

Menurutnya pengiriman 26 pelajar tersebut adalah sejarah bagi Pemerintah Provinsi Papua.

“ Hari ini adalah hari yang bersejarah bagi anak-anak kita karena akan berangkat ke Rusia. Saya sendiri belum tahu ada beasiswa dari Rusia, apa alasan atau sejarahnya di Papua, mengapa beasiswa ini diberikan bagi anak-anak di Papua. Tetapi ini patut diapresiasi,” kata Gubernur seusai melepas para pelajar tersebut ke perwakilan Dubes Rusia untuk Indonesia, di Gedung Negara, Dok V Jayapura, Jumat siang (27/9/2019)

Gubernur Enembe, dari seorang peneliti yang telah meninggal dan fokus dengan Papua dan Papua Nugini juga Timor Leste, jasanya dihargai sehingga pemerintah Rusia biayai anak-anak Papua di bidang pendidikan.

” Informasi yang saya terima itu seorang peneliti yang fokus bicara tentang Papua dan Papua Nugini. Dia meninggal, dan dari peneliti orang Rusia yang meninggal itu yang memang fokus urus Papua dan Papua Nugini. Sehingga jasa-jasa beliau ini dihargai oleh pemerintah Rusia untuk membiayai anak-anak di Timor-Timor, Papua dan Papua Nugini. Khusus membiayai itu lewat pemerintah Rusia dan bidang pendidikan. Atasi pendidikan,” tutur Gubernur.

Gubernur Enembe, mengungkapkan, sejak tahun 2015 silam Pemprov Papua telah mengirim 5 orang putra putri asli Papua ke Rusia dan 2 diantaranya sudah menyelesaikan pendidikan Pasca Sarjana (S2), sedangkan 3 orang masih kuliah.

” Juga anak kita sebagian kan kita sudah kirim yang lalu kan sudah pulang. Karena dulu kita coba kirim baru 5 orang mereka berangkat tahun 2015 silam. Tahun 2015 saya kirim 5 orang, hari ini 2 oeang sudah selesai S2 dan yang S1 mereka masih kuliah. Dua orang itu sudah selesai dan itu dari Rusia,” ungkap Lukas.

Lanjut Gubernur Enembe, pengiriman siswa ke Rusia untuk kuliah akan menjadi sejarah bagi Papua. Hal ini agar memperkuat Sumber Daya Manusia.

” Demikian pengiriman ini akan menjadi sejarah bagi kerjasama kita dengan pemerintah Rusia. Sejauh pemerintah Rusia biayai kita, kita kirim agar memperkuat Sumber Daya Manusia. Dan masa depan Papua ditentukan oleh Sumber Daya Manusia yang siap. Sehingga kita perlu sebanyak-banyaknya kita siapkan anak-anak kita di dunia pendidikan,” tandasnya. (Cel/Ket)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here