Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Berlalu lintas,Polda Papua Lakukan Operasi Patuh Matoa Selama 14 Hari

0

Jayapura, Papuaterbit.com  – Guna meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat berlalu lintas di jalan raya,maka Kepolisian Daerah (Polda)  Papua menggelar apel pasukan dalam rangka Operasi Patuh Matoa selama 14 hari yang dipimpin oleh Irwasda Polda Papua Kombes Pol Drs. Mulyadi Kaharni, M.Si.dan dalam hal ini Dit Lantas Polda Papua bekerja sama dengan Jasa Raharja Dan POM  

Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Rudolf A. Rodja yang di bacakan oleh Irwasda Polda Papua yakni, pelaksanaan operasi patuh matoa tahun 2019 ini yang semula dilaksanakan seretak di Indonesia pada tanggal 29 Agustus s/d 11 september 2019, Polda Papua menunda pelaksanaan Ops patuh Matoa melihat situasi dan kondisi dilapangan, namun Polda Papua tetap melaksanakan Ops Patuh Matoa pada tanggal 24 september 2019 sampai dengan 7 oktober 2019 dengan mengedepankan persuasif kepada masyarakat.

dikatakan Lalu Lintas merupakan urat nadi perekonomian suatu negara oleh sebab ltu pemeliharaan Kamseltibcar Lantas sangatlah penting dalam menunjang kehidupan berbangsa dan bernegara. maka keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas merupakan suatu cermin keberhasilan dari pembangunan peradaban modern. oleh sebab itu Polri khususnya Polantas bersama stakeholder dan pemerintah bertanggung jawab untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang LLAJ. sehingga dianggap perlu melaksanakan operasi kepolisian dibidang lalu lintas untuk mewujudkan negara yang tertib dan berevolusi dari segi mental masyarakatnya. maka perlu adanya operasi patuh tahun 2019.

“data jumlah pelanggaran lalu lintas berupa tilang tahun 2019 dari bulan januari sampai dengan bulan agustus sejumlah 6.426 tilang dan berupa teguran tahun 2019 dari bulan januari sampai dengan bulan agustus sejumlah 7.269 pelanggaran. yang di dominasi oleh pengendara roda 2 sebanyak 6.541 kendaraan dan roda 4 sebanyak 594 kendaraan,” ungkapnya berlangsung di Lapangan Apel Mapolda Papua,Selasa ( 24/9/19 )

sehingga Jumlah kecelakaan lalu lintas tahun 2019 dari bulan januari sampai bulan aguustus dari data IRSMS (Integrated Road Safety Management System) Ditlantas Polda Papua dan jajaran sejumlah 546 kejadian dimana korban meninggal dunia sebanyak 73 orang, korban luka berat sebanyak 305 orang, korban luka ringan sebanyak 585orang dan kerugian material sebesar Rp. 2.606.900.000 dengan pelanggaran.

dengan jumlah tertinggi yaitu, setiap pengemudi ranmor tidak memiliki sim sebanyak 100%, serap pengemudi ranmor mengemudi dengan tidak wajar (melakukan kegiatan lain dan atau dipengaruhi oleh suatu keadaan sehingga menggagu konsentrasi dalam mengemudi di jalan) sebanyak 25%, setiap pengemudi ranmor melanngar aturan batas kecepatan maksimum dan minimum pasal sebanyak 26%, pengendara sepeda motor tidak menggunakan helm standar sebanyak 10% .

maka pelaksanaan operasi patuh khususnya di Polda Papua ini diharapkan akan dapat menarik simpatlk masyarakat untuk tertib berlalu lintas serta mendorong tercapainya tujuan yaitu, meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya, meminimalisasi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap polri dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib dalam berlalu lintas,”tambahnya  (Epen Papuaterbit )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here