Dialog Interaktif ,Polisi Sapa Masyarakat Dengan Topik Damainya Kotaku Jayapura

0

Jayapura, Papua terbit.com – Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav Urbinas menyampaikan yaitu, Pada intinya situasi Kota Jayapura dan sekitarnya dalam situasi aman dan kondusif. Dan saya ingin mengajar seluruh warga Kota Jayapura mari kita bersama sama menolak dan melawan Hoax karena Hoax dapat memecah persatuan kita.

“Kami juga telah melaksanakan patroli rutin di jam-jam kecil maupun di tempat tempat ramai.  Trimakasih kepada para tokoh agama yang telah melakukan doa untuk keamanan kota Jayapura ini,”kata Kapolresta  Jayapura Gustav Urbinas , saat berdialog interaktif dengan topic damainya kotaku Jayapura,Kamis (22/8/19)

adanya berita Hoax kami juga terus berkoordinasi dengan Polda Papua untuk bersama-sama mencari dan mendeteksi penyebar penyebar hoax.

” Rusunawa baru-baru ini kita telah melakukan razia dan kami telah menemukan beberapa kendaraan bermotor, dan Terkait juga Rusunawa itu kami telah melakukan beberapa razia dan pasti kedepannya kita akan terus pantau kepada orang-orang yang ada di Rusunawa,ujarnya

marilah kita bersama sama untuk menolak itu. Terkait dengan kasus di surabaya sdh di tangani oleh Mabes Polri dan Polda Jawa Timur, kita di sini harus berkerja sama dengan harapan muda-mudahan dapat di ungkap dengan cepat siapa pelaku nya.

“ Kami akan dilengkapi dengan CCTV. Polresta telah melakukan pembangunan dengan coman center untuk pengawasan CCTV ,sebanyak 900 CCTV yang akan di tempatkan di kota Jayapura. Mudah-mudahan dalam waktu secepatnya dapat di selesai kan dan dapat memantau situasi di Kota Jayapura,”Ujarnya

Bahkan Untuk sweeping curanmor itu akan tetap kami lakukan penegakkan hukum, karena itu adalah pencegahan yang kami lakukan untuk menjaga kedamaian Kota ini. Untuk itu kepada masyarakat saya mengimbau agar apabila warga masyarakat ingin membeli motor maka harus di cek identtitas nya seperti STNK dan BPKB. Jangan membeli motor curanmor atau jangan membeli dari sumber yang  tidak jelas

“Apabila ada anggota Polri yang melakukan tindakan berlebihan maka korban dapat melaporkan ke Propam polresta Jayapura atau pun Propam Polda Papua disertai dengan bukti bukti,”harapnya

Dikatakan  dengan Asrama Asrama mahasiswa Papua itu semua nya adalah ranah nya pemerintah daerah, bukan di kepolisian. Di tahun 2018 sampai 2019 ini angka untuk curanmor cenderung menurun, tetapi kami akan terus melakukan langkah langkah / razia razia untuk mengungkap pelaku curanmor.

“bagi  masyarakat yang motornya hilang, saya menghimbau agar dapat mengecek kendaraan nya di Mapolres atau polsek polsek setempat, karena masih ada sekitar seratusan motor yg belum di ambil oleh pemilik-nya.

Terkait dengan peredaran narkoba kami berharap kpd para orang tua agar dapat selalu mengawasi anak anak nya agar dapat terhindar / jauh dari narkoba. Untuk miras illegal kami selalu melakukan patroli dan apabila kami menemukan makanan kami pasti akan menindak peredaran miras illegal,” tuturnya

“Saya mengingatkkan bahwa Sudah di lakukan penyampaian aspirasi secara damai pada demo kemaren oleh seluruh elemen masyarakat dan mahasiswa di kantor gubernur dan itu sudah di Terima langsung oleh pemerintah (gubernur Papua). Dan aspirasi itu sdh di sampaikan maka persoalan itu pun sdh selesai di Papua,” imbuhnya

Untuk kasus yang ada di Jawa Timur, Malang dan Makassar itu sudah di tangani oleh Polda Jawa Timur, Polrestabes Makassar dan Mabes Polri. Jadi saya berharap agar kita di sini (Papua), tidak ada gerakan tambahan lagi,tambahnya ( Epen Pt )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here