Otsus Plus Gagal, Gubernur Papua: Pempus Akan Berhadapan Dengan Rakyat Papua

0

Jayapura, PapuaTerbit.com – Jika Otonomi Khusus Plus Tak lagi di bahas oleh Pemerintah Pusat maka pemerintah pusat akan berhadapan dengan masyarakat Papua.

Otonomi Khusus yang di setujui oleh Pemerintah Pusat pada tahun 2001 silam dan kini telah berjalan selama 18 tahun dan akan berakhir pada tahun 2022 mendatang.

Otonomi kuhusus Orang Asli Papua yang akan segera berakhir ini menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat luas terutama kalangan petinggi di pusat.

Terkait hal tersebut, Gubernur Papua, Lukas Enembe dan Wakil Gubernur Klemen Tinal, pada lima tahun pertama menjabat telah memperjuangkan Otonomi Khusus Plus untuk mempertahankan Otsus tetap ada bagi orang Papua. Namun hal ini tidak disetujui oleh Pemerintah Pusat.

Untuk itu dengan nada kesal, Gubernur Papua, Lukas Enembe menegaskan bahwa tidak akan ada pembahasan mengenai Otonomi Khusus Papua.

” Saya katakan tidak karena saya sudah perjuangkan undang-undang Otonomi Khusus Plus, kenapa Pemerintah tolak dan sekarang mau bicara, tidak boleh dan berhenti tidak boleh bicara lagi,” tegas Gubernur Lukas, di Gedung Negara Dok v Jayapura, selasa (30/7).

Gubernur Lukas menegaskan tidak ada pembahasan mengenai otsus lagi karena jika demikian, Jakarta akan berhadapan dengan masyarakat Papua.

” Tidak boleh bicara Otonomi Khusus lagi. Jakarta berhadapan dengan rakyat nanti kalau berakhir,” tukasnya.

Gubernur Lukas mengungkapkan, dirinya telah perjuangkan undang-undang Otsus Plus jika Otsus berakhir pada tahun 2022 mendatang.

” Untuk mengakhiri Otonomi khusus saya sudah perjuangkan dengan Undang-Undang Otonomi Khusus Plus. Kenapa Pemerintah tolak baru sekarang mau bicara itu,” pungkasnya. (Cellya/Epen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here