Sekda Papua Gondol 2 Piala Si Kejuaraan Tenis Veteran “2019 Baveti Indonesia Open”

0

Jayapura, Papuaterbit.com. – Sekretaris Daerah Provinsi Papua, T.E.A Herry Dosinaen, mengharumkan nama Papua dengan menggondol dua trophy dalam kejuaraan tenis veteran “2019 Baveti Indonesia Open,” Minggu (4/8), di Elit Club Epicentrum, Kuningan Jakarta.

Sekda Hery berhasil meraih juara 1 untuk ganda putra kelompok umur 50 tahun berpasangan dengan Bonit mengalahkan petenis asal Kalimantan Timur, Abdul Kaharmin/Pipit Alviansa. Selain itu, Hery yang berpasangan dengan Sulistiyo Wibowo kelompok umur 45 tahun berhasil meraih juara 2.

Di kelompok umur 65 tahun, pasangan dari Papua yang lain, Jhon Betaubun/Yustedjo Tarik  berhasil meraih juara 1 setelah menumbangkan petenis Hadiman/Samudra S. dari Jakarta.

“Ini saya persembahkan untuk Papua dan demi kemajuan olahrga tenis. Papua juga bisa. Turnamen ini ingin memberikan motivasi kepada petenis-petenis junior agar terpacu untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa ini dengan prestasi,” ujar Sekda Herry kepada papuaterbit.com per telepon selulernya, Minggu malam (4/8).

Berdasarkan data yang di himpun, tercatat 295 atlit veteran dari 28 negara mengikuti kejuaraan tenis senior internasional bertajuk” 2019 Baveti Indonesia Open” yang digelar di, Elit Club Epicentrum, Kuningan Jakarta, mulai 31 Juli-4 Agustus 2019.

Adapun kelompok usia yang dipertandingkan baik singles dan dobles untuk pria adalah 40+, 45+, 50+, 55+, 60+, 65+ dan 79+ dan untuk wanita adalah 40+, 50+ dan 69+. Pengelompokan ini sudah sesuai dengan aturan Federasi Tenis Internasional ( ITF Seniors), yang berlaku saat ini.

“Untuk petenis asing berjumlah 38 orang dan memiliki peringkat dan peserta dalam negeri sejumlah 257 petenis dari 23 Provinsi di Indonesia, yang merupakan anggota pengurus Pusat Barisan Atlet Veteran Tenis Indonsia (Baveti).
Peserta berasal dari, Argentina, Ghana, Inggtis, Hongkong, Tiongkok, India, Amerika, Australia, Thailand, Singapura, Malasya dan negara lainnya,” Kata Ketua Panitua Pelaksana, Jhoni Lontoh, di Elit Club Jakarta, Rabu (31/7).

Sementara itu Ketua Umum PP Baveti, Theo L Sambuaga mengatakan, kejuaraan ini merupakan kesempatan untuk meraih ITF Senior points, yang cukip signifikan. Diakui pada tahun 2017 dengan Grade 5, juara memperoleh 40 points. Sekarang meningkat dengan Grade 2 dan juara dapat memperoleh 140 points.

“Kejuaraan Internasional ini merupakan mata rantai dari ITF Seniors Circuit 2019 dan menyandang Grdae 2. Tentunya menjadi incaran pemain internasional yang sudah memiliki ranking dan berusaha meningkatkan pointnya. Namun kami tidak mengurus dalam hal prestasi, karena itu sudah diurus PP Pelti, Baveti cukup membantu saja, termasuk turnamen dan dalam memberikan pelatihan-pelatihan seperti choaching clinic,” Ujar Theo.

Kejuaraan in adalah signature tournament PP Baveti di 2019 dalam rangka memperingati Ulang Tahin Kemerdekaan ke 74, Negara tercinta Republik Indonesia. (Celia/Epen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here