Imunisasi Polio Tahap Kedua, Pemkab Asmat Bentuk Tim Terpadu

0

ASMAT- Papua terbit.com – Dalam rangka peningkatan cakupan imunisasi polio tahap kedua di sejumlah Kampung di Asmat Pemerintah Kabupaten Asmat
bentuk Tim Terpadu.

Tim terpadu yang melibatkan beberapa pimpinan OPD terkait yang di pimpin langsung oleh Bupati Asmat Elisa Kambu dan Wakilnya Thomas Eppe Safanpo,Kamis (27/6/19)

Bupati Asmat Elisa Kambu,S.sos berharap Imunisasi polio tahap kedua adanya perkembangan dari tahap pertama yang dilaksanakan pada bulan maret 2019 yang lalu,” saat mengunjungi imuniasi polio di Kampung Basim Distrik Fayit.

Ia menjelaskan, Bulan maret yang lalu peningkatan cakupan imunisasi polio sekitar 96 persen, semoga tahap kedua melebihi 100 persen

Menurutnya setelah Tim Terpadu melakukan imunisasi polio selama 5 hari yaitu pada tanggal 27 juni sampai 1 juli 2019, nantinya akan dilakukan kembali evaluasi sehingga penanganan mengatasi virus polio di Asmat berjalan secara sistematis

Bupati menghimbau, KLB di Asmat jadi pengalaman terburuk untuk masyarakat sekitar, oleh karena itu bupati mengajak segenap lapisan masyarakat agar membantu Pemda Asmat dalam mengatasi virus mematikan tersebut.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Dinas Kesehatan Kabupaten Asmat menyampaikan, pihaknya sudah turun ke lapangan melakukan imuniasi polio melalui suntik vaksin

“Kami telah berkordinasi dengan 17 puskesmas agar membantu melakukan imunisasi polio di beberapa kampung setempat,”ujarnya.

Ia mengaku, fokus berlangsungnya imunisasi polio tahap kedua pada sejumlah distrik dan kampung yang jauh dari Agats Ibu Kota Kabupaten Asmat baik itu lokasi yang sudah bisa berkomonikasi melalui telepon gengam maupun tak ada komonikasi sama sekali.

“Kita presur wilayah-wilayah yang belum terjangkau, sehingga proses mengatasi masala virus polio ini tidak akan terjadi di Tanah Asmat,”katanya

hingga kini imunisasi polio yang menyasar pada anak 15 tahun ke bawah di 224 Kampung dan 23 Distrik di layani secara maksimal, hal ini karena virus polio tersebut tak ada obatnya, hanya bisa di cegah pemberian vaksin polio,”tambahnya(Andre/Epen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here