Tingkatkan SDM, Pemkab Asmat Dorong ASN Ikut Diklat PIM

0

ASMAT – Papua terbit.com – Dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Asmat, Pemda Asmat mendorong ASN mengikuti pelatihan melalui diklat penjenjangan yaitu diklat Pelatihan Kepemimpinan (PIM) yang terbagi diantaranya PIM IV, PIM III dan Pim II.

Pelatihan Kepemimpinan (PIM) dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Asmat, dan bekerjasama dengan beberapa badan diklat yang berada di wilayah Republik indonesia (RI) salah satunya Pusat Pelatihan dan Pengembangan dan Kajian Manajemen Pemerintah Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (P3KMP LAN-RI) Makassar. Sabtu (22/6)

Di Tahun 2019, Pemda Asmat mengutus perwakilan ASN guna mengikuti pelatihan yakni diklat PIM III di K3KMP LAN-RI Makasar sebanyak 5 orang peserta.

untuk itu lima peserta pelatihan di bagi dalam dua angkatan yaitu angkatan XX sebanyak 3 orang dan angkatan XXI berjumlah 2 orang.

Sekretaris BPKSDM Herman Rante, S.P.M.IP. yang juga termasuk sebagai peserta PIM III di K3KMP LAN-RI tersebut menjelaskan bahwa, selama proses pelatihan berlangsung telah mendapatkan segudang keilmuan dan penguatan yang akan jadikan sebagai bahan untuk pengembangan SDM di Kabupaten Asmat.

Herman Rante mengaku, sebagai salah satu syarat meyelesaikan kegiatan diklat PIM III tersebut, bahkan dirinya mengangkat judul proyek perubahan yaitu Penguatan Mahasiwa Tugas Belajar Dengan fakta Integritas,” Katanya,

oleh sebab judul itu sebagai suatu inovasi untuk menertibkan para ASN Asmat agar menjalankan tugas belajar dengan benar dan maksimal karena di biayai oleh Pemerintah Kabupaten Asmat, baik itu kepada ASN yang melanjutkan studi strata satu (S1), strata dua (S2), strata tiga (S3) serta pendidikan profesi dan dokter spesialis.

Ia menjelaskan, dalam proyek perubahan judulnya difokuskan pada pada pembuatan juknis atau SOP tentang petunjuk bagi para peserta tugas belajar agar di ingatkan secara tertulis untuk memenuhi penugasan belajar tersebut.

“Setiap mahasiswa tugas belajar akan mendatangani pakta integritas guna membuat perjanjian antara mahasiswa tugas belajar dan Pemda Asmat, ini untuk mendisiplinkan para mahasiwa tugas belajar agar meningkatkan ketaatan untuk mengikuti proses perkuliahan sampai akhir studi,”ujarnya .

Dengan demikian, jika tidak menyelesaikan studinya maka akan dikenakan sangsi pengembalian seluruh biayaya yang dikeluarkan oleh Pemda Asmat selama mengikuti proses tugas belajar yang berlangsung

“Tugas Poyek perubahan ini nantinya akan di sosialisasikan kepada seluruh ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Asmat agar lebi megetahui tata aturan tugas belajar ASN Kabupaten Asmat,”tutupnya ( Andre/ Epen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here