Rustan Saru:Pengelolaan Keuangan Kampung Belum Maksimal

0

Jayapura, Papua terbit.com – Wakil Wali Kota Jayapura Ir.H Rustan Saru,MM mengatakan sistem pengelolaan keuangan dana desa atau kampung belum maksimal.

“Ya dari pengalamannya yang sudah ada sistem pengelolaan belum pernah maksimal dalam hal alokasi penganggaran, baik di lapangan serta penyerapan dan pertanggungjawaban selama ini,” usai membuka acara sosialisasi peraturan pemerintah tentang pengelolaan keuangan kampung 2019 di Kota Jayapura berlangsung di aula sian soor kantor Wali Kota,Selasa( 18/06)

Wakil Wali Kota Rustan Saru Di Dampingi Kepala BPMK Jacobus Itaar dan kepala Kampung Saat Sosialisasi Pengelolaan Keuangan Kampung

maka sesuai dengan peraturan pemerintah kota Jayapura ada tiga syarat penting yang harus di lakukan oleh 14 kepala kampung yakni sistem pengelolaan keuangan kampung, mengenai pengadaan barang / jasa dan mengenai alokasi pertanggungjawaban.

“ini penting untuk pertanggung jawaban kampung terkait alokasi anggaran jangan sampai mereka alokasi dananya tapi tidak bisa dipertanggungjawabkan,”imbuhnya”

oleh sebab alokasi dana kampung,alokasi pajak kepada 14 kampung tahun 2019 di kota Jayapura kurang lebih115 milliar

selama ini lanjut Rustan sistem aplikasi pertanggungjawaban itu mereka belum memahami secara teknis sehingga lambat dalam membuat laporannya.

“adanya sosialisasi ini mendorong mereka termotivasi agar petugas kami tau dan mampu mengelola laporan pertanggungjawaban.
agar bertanggung jawab dapat berjalan yang baik,”jelasnya

Memang terbukti bulan juni ini 2019 dananya belum cair tahap pertama,maka syarat-syarat ada dua yakni membuat laporan pertanggung jawaban Anggaran Pendapatan Belanja Kampung(APBK) membuat program APBK harus disetujui.

“segala prosedur tata cara dan pertanggungjawaban bisa berjalan tertib sesuai dengan waktu yang ditentukan sehingga tidak menyimpang dari tahun-tahun sebelumnya,”tutupnya( Epen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here