Terjerat Kasus Tindak Pidana Pemilu, Sidang Pembacaan Tuntutan Terhadap Bupati Merauke

0

Merauke, Papua terbit.com – Sidang agenda pembacaan tuntutan terhadap Bupati Merauke Frederikus Gebze berlangsung di Pengadilan Negeri Merauke, Senin (17/06/19) malam

Menurut Jaksa, Terdakwa Frederikus Gebze terjerat kasus tindak pidana Pemilu 2019 yang berkaitan dengan kampanye hitam, tepatnya Pasal 547 Undang-Undang nomor 7 tahun 2017.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Frederikus Gebze SE, M.Si dengan pidana penjara selama 5 bulan percobaan, 5 bulan penjara dengan masa percobaan selama 10 bulan dan denda sebesar Rp 10 juta subsider 15 hari kurungan,” ujar Jaksa Penuntut Umum, Herman.

Menurut Herman, hal yang memberatkan terdakwa yang utama adalah perbuatan terdakwa bertentangan dengan program negara terhadap netralitas pejabat negara dan aparatur negara dalam pelaksanaan Pemilihan Umum.

Sedangkan hal yang meringankan, terdakwa mengakui dan menyesali perbuatannya dan di depan persidangan menyampaikan permohonan maaf kepada saksi Steven Abraham yang menjadi korban kampanye hitam.

Jadwal persidangan yang dipimpin oleh majelis hakim Opna Martina akan dilanjutkan pada 18 Juni 2019 dengan agenda pembelaan dari terdakwa.

Sedangkan sidang pembacaan putusan diagendakan pada 19 Juni 2019.

Sebelumnya, Anggota Komisioner Bawaslu Papua, Amandus Situmorang mengatakan Sentra Penegakan Hukum Terpadu ( Gakkumdu) Kabupaten Merauke telah menetapkan Bupati Merauke, Frederikus Gebze sebagai tersangka kasus dugaan kampanye hitam.

Ia memastikan yang bersangkutan melakukan kampanye hitam terkait SARA dengan menyerukan pemilih untuk tidak mencoblos salah satu Caleg DPR RI dari Partai Gerindra, Steven Abraham.

“Yang bersangkutan menyuruh untuk memilih atau tidak memilih caleg tertentu,” cetus Amandus,”imbuhnya(Redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here