Tak Memiliki Visa, Imigrasi Papua deportase 52 WNA

0

Jayapura,Papua terbit.com – Kepala Divisi Keimigrasian Papua, Hermansyah Siregar, mengatakan WNA yang tidak memiliki visa dan ijin tinggal sebanyak 52 orang di Deportase.

“Sebagian besar WNA yang dideportase dari tetangga sebelah yaitu Negara Papua Nugini (PNG),”katanyaungkapnya saat ditemui wartawan usai acara buka puasa bersama di salah satu hotel, Rabu (22/5/2019).

Ia menjelaskan bahwa didaerah perbatasan PNG-RI masih banyak jalan tembus, jadi tugas imigrasi adalah selalu lakukan pengawasan WNA.

”mereka bisa bebas masuk ke Indonesia tanpa memiliki visa. Namun bila mau tinggal beberapa saat harus memiliki visa serta ijin tinggal,”jelasnya

dikatakan bahwa imigrasi seringkali bekerjasama dengan hotel-hotel dan penginapan agar WNA yang mau menginap dihotel tersebut bisa terdata.

“ketika ada WNA nginap, mereka harus mencatat identitas diri mulai sesuai data di passport. Dan kita juga bermitra dengan instansi terkait khususnya pemda agar WNA yang bermukim disuatu tempat bisa kita ketahui datanya secara konkrit,”bebernya.

Hermansyah mengakui jumlah WNA yang tinggal di Papua selalu mengalami kenaikan dan penurunan.

“Hingga kini selama tahun 2019 sekitar 17.300 orang WNA. Tidak menutup kemungkinan mereka punya ijin tinggal contoh di Jakarta, namun kadang mereka pergi ke Papua sebagai wisatawan dan kemudian kembali ke tempat asalnya,”tambahnya(epen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here