OKP Cipayung Dukung KPU Papua Ciptakan Deklarasi Milenial Yang Damai

0

Jayapura, Papua terbit.com- suatu kelompok organisasi yang menamakan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Cipayung di Provinsi Papua gandeng KPU gelar deklarasi pemilu presiden (pilpres) dan legistatif (pileg) guna menciptakan pemilu yang aman dan damai bagi kaum milenial.

selaku ketua panitia Hebert Amohoso mengatakan Presentase DPT milenial se-Indonesia capai 30-50 persen. Sehingga KPU menggandeng OKP Cipayung untuk ajak kaum milenial terlibat aktif pada pemilu nanti, laksanakan hak politik untuk mencoblos.

“Sekali lagi, kami ajak semua kaum milenial di Provinsi Papua untuk hadir dan datang pada acara puncak di Taman Imbi 13 April 2019, acara ini gratis,” kata Hebert saat jumpa pers Deklarasi pemilu damai Milenial vote Papua di salah satu cafe kotaraja Jayapura(Rabu 10/4)

Ketua PMKRI Beni Diktus Bame menilai mengajak kaum milenial mengajak seluruh masyarakat datang pada acara puncak deklarasi pemilu damai itu.

“kaum milenial mempunyai peranan sangatlah penting dalam menentukan pembangunan 5 tahun mendatang, bahkan mereka ini penentu arah politik dari yang terbaik menjadi baik atau sebaliknya. Sehingga pada kegiatan ini kami harap milenial Papua bisa hadir,” kata Beni.

Ketua HMI Hariyanto Rumagia mengatakan pemilu 2019 merupakan pemilu pertama dalam sejarah bangsa yang menggabungkan pemilu presiden dengan pemilu legislatif.

“Pemilu Presiden, DPD, DPR RI, DPRP dan DPRD ciptakan demokrasi yang hebat, profesional dan bermartabat perlu melibatkan generasi milenial sebagai generasi penerus bangsa,” kata Hariyanto.

Sementara itu sekretaris GMNI Putra Andriano menyampaikan terima kasih kepada KPU Provinsi Papua yang telah melibatkan OKP Cipayung untuk bekerjasama dalam menciptakan pemilu 2019 yang aman dan damai serta mengajak kaum milenial untuk berpartisipasi aktif.

“isu yang berkembang di kaum milenial adalah politik uang, ketiga adalah milenial ini adalah komoditas para caleg untuk mencari basis suara. Diharapkan dengan acara seperti ini milenial lebih aktif dalam pemilu,” kata Putra.

Sementara Ketua GMKI Kota Jayapura Rafael Dviktor Tibul menilai bahwa baru kali ini OKP Cipayung di Papua mendapatkan kesempatan dari KPU setempat untuk memberikan pemahaman dan pencerahan kepada kaum milenial terkait pemilu.

“Ini pertama kali kami bersama KPU untuk buat suatu kegiatan dengan sasaran para milenial. Karena diantara kami sendiri sesama milenial atau kaum muda itu ada duri diantara daging, ada oknum yang ikut kampanyekan agar golput, ini jadi masalah dan tantangan bersama,” katanya.

Dikatakan milenial masa kini menjadi salah satu penentu kebijakan masa depan bangsa dan negara, tentunya harus ke TPS untuk menyalurkan hak konsitusinya.

“Milenial ini juga jadi penentu suara lima tahun kedepan. Lima menit atau berapa menit dalam bilik suara itu sudah menentukan arah kebijakan negara. Jika milenial tidak ke TPS, maka akan menikmati air mata, bukan kesejahteraan. Terkait kegiatan nanti, maka kami ajak kaum milenial untuk ke TPS setempat, dan jangan golput,”tambahnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here